Salam Untuknya

Hembusan angin membelai wajahku
Saat aku terduduk terpaku
Memandangi langit cerah
Dengan kumpulan awan yang beriring

Aku membayangkan
Dia datang menghampiriku
Cahaya pesonanya meyilaukan mataku
seperti biasa...

Aku terus saja memikirkan
Apa jadinya hidupku tanpa dia nanti
Waktu setengah tahun tidaklah lama
Semua berlalu tanpa terasa

Salahkah aku menyimpan semuanya?
Tidak! Aku yakin dengan pilihanku
Aku tidak mau...
Menjadi batu penghalang dalam hidupnya

Kuharap dia tidak akan menghindar
Setelah dia tahu semuanya
Mengertilah..
Waktu bersamamu mungkin tidak akan lama

Kita tidak bisa menebak masa depan
Kalaupun sekarang harus terpisah
Setidaknya bisa dipertemukan lagi
Betapa berharapnya aku dengan kemungkinan itu

Allah tahu yang terbaik untuk makhluknya
"Kau yang terbaik yang pernah aku tahu"
Mungkin itu hanya perkataan naif
Tapi aku benar-benar serius mengatakannya

Dengan seluruh perasaan ini
Kulipat secarik kertas
Menjadi sebuah pesawat kertas
Yang bertuliskan sebuah kata indah

Kulemparkan pesawat kertas itu
Berharap akan sampai padamu
Agar kau tahu
Isi hatiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar