CorelDraw: Cor3Aline (Percobaan 1)

Setelah belajar tentang CorelDraw di sekolah, aku jadi tahu beberapa trik-trik dan cara penggunaan CorelDraw yang benar. Tapi, namanya juga baru kenal, tentunya masih agak asing dengan beberapa tools dan cara kerja garis dan pewarnaan yang tepat.
Ilmu yang tidak dimanfaatkan akan menjadi mubazir, aku pun memutuskan untuk menerapkan ilmu yang ku dapatkan untuk membuat avatar Cor3Aline (nama Laptopku) di CorelDraw. Sebelum aku memperlihatkan bagaimana aku membuatnya di CorelDraw, aku ingin menunjukkan bagaimana avatar Cor3Aline idealnya di dalam kepalaku (sketsa), ini dia..


Berikut langkah-langkah yang kulakukan...

1] Aku membuat lingkaran lengkap dengan kedua mata dan mulutnya. Tidak ada kesulitan berarti di bagian ini. Mungkin agak sulit membuat senyumannya, tapi akhirnya aku paham juga penggunaan Bezier tool untuk lengkung senyumnya.


2] Saatnya membuat rambutnya. Nah.. aku mengalami beberapa hambatan di sini. Pada awalnya, aku menggabungkan fungsi tool Bezier dan 3 Point Curve tool, tapi gagal untuk diwarnai, berkali-kali kucoba grup, ungrup, weld, combine, tapi tetap aja nggak bisa diwarnai. Hinggak akhirnya kuputuskan memakai Bezier tool aja, ternyata berhasil dan lebih mudah. Bikin pola sketsanya, terus diutak-atik pake Shape tool (F10). Butuh rasa telaten dan sabar yang tinggi.


3] Karena rambutnya yang terlihat sangat biasa, aku memutuskan untuk menambah beberapa aksesoris di rambutnya. Tetap menggunakan Bezier tool terus ku transformasi pake Shape tool (F10). Aku juga menambahkan beberapa garis poni di rambutnya agar terlihat lebih hidup dengan menggunakan Polygon tool (Y), kubuat segitiga, terus ku copy banyak-banyak dan kusebar di poninya. Ku Shift rambut + segitiga 1 + segitiga 2 + segitiga 3, terus ku Back Minus Front.


4] Setelah rambutnya terlihat cukup oke, sekarang saatnya membuat badannya. Untuk yang satu ini, aku kebingungan dan masih terus mencoba untuk tidak bingung. Harus banyak berlatih lagi, ini hasil yang kudapatkan dari rasa bingung yang teramat sangat.


Hah, apa boleh buat, ilmuku baru nyampe situ. Aku akan terus mencoba sampai bajunya itu benar-benar jadi.
Sampai jumpa dipercobaan berikutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar