The Rain — Terima Kasih Karena Kau Mencintaiku


Kau selalu di hatiku
Mengisi ruang dan waktuku
Tetaplah bersamaku
Sampai kita tak sanggup lagi

Bila tak sengaja diriku menyakitkanmu
Beri isyarat padaku
Agar cepat ku mohon maaf padamu

Di saat indah dan sedih
Tulus kau temani aku
Walau kadang kau mengiris perih hatiku
Terima kasih karena kau mencintaiku

Kau selalu di hatiku
Mengisi ruang dan waktuku
Tetaplah bersamaku
Sampai kita tak sanggup lagi

Bila tak sengaja diriku menyakitkanmu
Beri isyarat padaku
Agar cepat ku mohon maaf padamu


Di saat indah dan sedih
Tulus kau temani aku
Walau kadang kau mengiris perih hatiku
Terima kasih karena kau mencintaiku


Oooh... terimakasih
Kau mencintaiku
Walau kadang kau mengiris perih hatiku
Terima kasih karena kau mencintaiku

Lagu ini aku persembahkan untuk seorang wanita spesial yang sudah membuat bulan Desemberku tahun ini benar-benar penuh warna. Menjadikan bulan Desember sebagai bulan terbaik tahun ini. :)

Terima kasih untukmu untuk semua kisah indah yang telah kau berikan padaku.

Aku juga mempersembahkan lagu ini untuk 3 orang sahabat terbaikku, TLT, yang sudah bersedia menemaniku di saat apapun dalam satu tahun ini.

Benar-benar happy ending untuk 2012.

Sampai jumpa di postingan berikutnya,
Cheerio!!!

Khitbah

Halo semua! Malam ini aku sedikit memiliki waktu longgar karena tugas-tugas mulai terselesaikan sedikit demi sedikit. Biasanya aku akan membuang waktuku dengan percuma di saat seperti ini, tapi kemudian aku teringat dengan kata-kata seorang wanita yang aku sayang pernah menyindirku dengan sinisnya karena suka membuang-buang waktu dengan percuma. Perlahan aku pun dengan sendirinya mempunyai motivasi untuk kembali memanfaatkan waktu sebaik-baiknya seperti yang aku lakukan dulu.


Malam ini aku mencari ilmu di internet, tema malam ini adalah tentang khitbah (peminangan) dalam islam. Aku benar-benar masih belum mengerti sebenarnya bagaimana peminangan yang benar menurut pandangan islam, tapi setelah malam ini akhirnya aku paham. Meskipun aku masih lama untuk melangsungkan ini, tapi ilmu ini sangat penting kan? Tidak banyak yang tahu, apalagi yang seumuranku. Baiklah, aku akan berbagi apa yang aku baca malam ini, dari website http://baitijannati.wordpress.com/ dan ditulis oleh mba Titin Erliyanti, S.Pd. yang baik hatinya (kaya Mario Teguh aja). Langsung saja, ini dia...

Testimoni Minggu Tenang Hari Ke-2


もしもしみんな! 最近、どう?

Entah penulisanku benar apa tidak, maklum akhir-akhir ini lagi pengen banget belajar menulis tulisan Jepang. Hurufnya yang penuh seni benar-benar membuatku tertarik, meskipun tentunya tulisan Cina terlihat lebih artistik, tapi bukan kah itu merepotkan? haha

Dan sampai sekarang aku masih belum menulis sedikitpun tentang My Chemical Romance. Masih belum dapat ide bagus. Lagu-lagu MCRku juga masih terkurung dalam komputerku yang sudah usah di atas kamarku. Mungkin saat libur panjang nanti baru aku akan menulis.

Yap, hari ini adalah hari ke-2 dari total 6 hari lebih diberikan Fakultas Teknik untuk menenangkan diri, belajar, liburan, entah apa makna minggu tenang, tergantung persepsi masing-masing mahasiswa. Sejauh ini minggu tenangku masih dihantui oleh tugas. Aku pikir akan benar-benar tenang minggu ini, tapi siang tadi aku jadi tersadar, kalau ada 4 tugas yang harus terselesaikan. Labih baik kan ingat sekarang dari pada ingat saat sehari sebelum dikumpul.

Kemarin aku menghabiskan hari pertama minggu tenang untuk berlibur menenangkan kepala bersama seorang sahabatku, abang Riki. Kami berdua pergi ke pertengahan antara Balikpapan dan Samarinda untuk menikmati hembusan angin yang lebut dari ketinggian. Cukup menenangkan karena aku juga jadi banyak membuka pikiran dan menumpahkan segala yang mengganjal di hati. Menyenangkan sekali kemarin meskipun kami hanya berdua, seharusnya rame-rame sih, tapi apa daya, setiap manusia kan punya kesibukannya.

Sedangkan hari ini, aku tidak banyak melakukan kegiatan berarti, hanya memandikan Silver (motorku tercinta) yang sudah butek banget 2 minggu gak ada aku cuci. Hampir seharian hanya aku habiskan di depan laptop. Useless~

Sedikit menyinggung tentang apa yang aku dengar saat menulis postingan ini, di TV sedang ramai mendebatkan tentang pernikahan. Entah mengapa orang-orang mendebatkannya, merepotkan diri sendiri. Padahal semua hal kan sudah diatur dalam agama. Lagi pula, sederhananya, untuk mengatasi masalah pernikahan gitu kan karena manusia itu serakah. Pernikahan kan sederhana, cukup memilih 1 wanita kemudian berusaha untuknya, berjuang bersama, lalu memiliki keturunan yang baik pula. Iya kan? Kelihatannya sih sederhana. haha Lihat saja nanti, entah bagaimana aku akan menjalani hal tersebut.

Demikian untuk postingan kali ini,
Cheerio!!!

Lirik the Rain - Warna Hidup

Ini dia, salah satu lagu lama yang masih bermakna hingga sekarang. Dibawakan oleh band Indonesia favoritku, the Rain, lagu Warna Hidup ini cukup menginspirasi dan memberikan semangat positif kepada yang mendengarkan. Makna inti liriknya sederhana dan mudah dicerna khususnya untuk otak-otak anak muda belum sarjana. haha Jadi pengen posting liriknya the Rain juga karena untuk mengusir kesedihan karena masih belum bisa memiliki box set album the Rain dari tahun 2000—2012 yang baru saja resmi pre-order beberapa hari lalu. Ngerti aja kan dompet mahasiswa... ckck

Baiklah, langsung saja ini dia liriknya...

----------------------------------------------------oOo----------------------------------------------------


Kau yang ku inginkan di sisa hidupku
Baik buruk hitam putih warna hidup kita

Jalan hidup yang membawa
Hingga kita sampai di sini
Bukan perjuangan yang
Seperti mimpi di siang hari
Bertahanlah, bertahan sampai nanti

Kau yang ku inginkan di sisa hidupku
Takkan ada yang mampu menggantikan dirimu
Semua yang telah kau berikan untukku
Baik buruk hitam putih semua mewarnai hidup kita

Jangan pedulikan kata mereka
Yang takkan mengerti
Hingga suatu saat nanti
Waktu yang kan menjawab semua ini
Bertahanlah, bertahan sampai nanti, sampai nanti

Kau yang ku inginkan di sisa hidupku
Takkan ada yang mampu menggantikan dirimu
Semua yang telah kau berikan untukku
Baik buruk hitam putih semua mewarnai hidup kita

Baik buruk hitam putih pahit manis senang sedih
Baik buruk hitam putih pahit manis senang sedih

----------------------------------------------------oOo----------------------------------------------------

Semoga bermanfaat dan menginspirasi untuk hari Jumat.
Cheerio!!!

Salam The Rain Keepers seluruh Indonesia! :)

Desemberku

Olo! Apa kabar semua?

Sudah lama tidak mengisi tulisan untuk blogku yang telah berdebu ini. Akhir pekan kemarin padahal aku meu menulis tentang My Chemical Romance, namun terhambat karena harus menyelesaikan tugas kuliah, menggambar denah. Aku berharap bisa menyelesaikannya langsung pada hari Sabtu, ternyata aku malah terlilit masalah lainnya dan tugasnya pun terlantar. Entah kapan baru aku bisa menulis tentang band favoritku itu, mungkin setelah ujian semesterku selesai.

Hari ini aku baru saja menyelesaikan ujian semester Kimia Dasar, dan kemarin ujian akhir semester mata kuliah PTK. Dan sekarang aku baru saja pulang kuliah dan sedang menikmati penenangan pikiran. haha Benar-benar minggu yang membuatku harus memegangi kepala, karena rasanya mau meledak dengan dipenuhi semua pikiran-pikiran komplek tentang kehidupan maupun pelajaran yang masih membuatku tidak bisa memahaminya.

Sejauh ini bulan December masih belum terlalu manis seperti bulan Desember tahun kemarin. Kalau tahun kemarin. Tapi kejadian berkesan terjadi pada hari Jumat kemarin bagaikan keajaiban Jumat kembali menghiasi hidupku, menyenangkan.

Akhir pekan nanti aku sudah memasuki minggu tenang sebelum ujian semester yang sesungguhnya, untungnya Kimia Dasar dan PTK sudah mendahului, jadi mungkin ujian kali ini akan sedikit lebih ringan meskipun masih belum tahu berapa nilai yang aku hasilkan dari mengerjakan ujian tanpa belajar itu. (^▽^)a

Aku berharap untuk besok dan sampai akhir tahun aku lebih baik lagi dan lebih keren. Aku pun sekarang mencoba menenangkan pikiranku yang sedang kacau dengan harapan dapat menikmati jikalau hal indah menunggu esok hari. hehe

Sampai berjumpa di postingan berikutnya, maaf jika postingan ini mengganggu anda,  (*^3^)/
Cheerio!!!

6 Tanda Kedewasaan Pada Diri Seseorang


Para ahli psikologi dan psikiater sepakat, bahwa kesuksesan seseorang ditandai dengan berkembangnya prestasi serta kematangan emosinya. Meski tidak ada orang yang menyangkal pernyataan ini, tetapi sedikit orang yang mengetahui secara pasti tentang bagaimana penampilan seseorang yang dewasa atau matang itu, bagaimana cara berpakaian dan berdandannya, bagaimana caranya menghadapi tantangan, bagaimana tanggung jawabnya terhadap keluarga, dan bagaimana pandangan hidupnya tentang dunia ini. Yang jelas kematangan adalah sebuah modal yang sangat berharga. Sesungguhnya apa yang disebut dengan kematangan atau kedewasaan itu?

Kedewasaan tidak selalu berkaitan dengan intelegensi. Banyak orang yang sangat brilian namun masih seperti kanak-kanak dalam hal penguasaan perasaannya, dalam keinginannya untuk memperoleh perhatian dan cinta dari setiap orang, dalam bagaimana caranya memperlakukan dirinya sendiri dan orang lain, dan dalam reaksinya terhadap emosi. Namun, ketinggian intelektual seseorang bukan halangan untuk mengembangkan kematangan emosi. Malah bukti-bukti menunjukkan keadaan yang sebaliknya. Orang yang lebih cerdas cenderung mempunyai perkembangan emosi yang lebih baik dan superior, serta mempunya kemampuan menyesuaikan diri atau kematangan sosial yang lebih baik.

Kedewasaan pun bukan berarti kebahagiaan. Kematangan emosi tidak menjamin kebebasan dari kesulitan dan kesusahan. Kematangan emosi ditandai dengan bagaimana konflik dipecahkan, bagaimana kesulitan ditangani. Orang yang sudah dewasa memandanng kesulitan-kesulitannya bukan sebagai malapetaka, tetapi sebagai tantangan-tantangan.

Apa sih kedewasaan/kematangan itu? Menurut kamus Webster, adalah suatu keadaan maju bergerak ke arah kesempurnaan. Definisi ini tidak menyebutkan preposisi "ke" melainkan "ke arah". Ini berarti kita takkan pernah sampai pada kesempurnaan, namun kita dapat bergerak maju ke arah itu. Pergerakan maju ini uniq bagi setiap individu. Dengan demikian kematangan bukan suatu keadaan yang statis, tapi lebih merupakan suatu keadaan "menjadi" atau state of becoming. Pengertian ini menjelaskan, suatu kasus misal, mengapa seorang eksekutif bertindak sedemikian dewasa dalam pekerjaannya, namun sebagai suami dan ayah ia banyak berbuat salah. Tak ada seseorang yang sanggup bertindak dan bereaksi terhadap semua situasi dan aspek kehidupan dengan kematangan penuh seratus persen. Mereka dapat menangani banyak proble secara lebih dewasa. Berikut ini ada beberapa kualitas atau tanda mengenai kematangan seseorang. Namun, kewajiban setiap orang adalah menumbuhkan itu di dalam dirinya sendiri, dan menjadi bagian dari dirinya sendiri. Maka, orang yang dewasa/matang adalah:

1 Dia menerima dirinya sendiri

Eksekutif yang paling efektif adalah ia yang mempunyai pandangan atau penilaian baik terhadap kekuatan dan kelemahannya. Ia mampu melihat dan menilai dirinya secara obyektif dan realitis. Dengan demikian ia bisa memilih orang-orang yang mampu membantu mengkompensasi kelemahan dan kekurangannya. Ia pun dapat menggunakan kelebihan dan bakatnya secara efektif, dan bebas dari frustasi-frustasi yang biasa timbul karena keinginan untuk mencapai sesuatu yang sesungguhnya tidak ada dalam dirinya. Orang yang dewasa mengenal dirinya sendiri dengan lebih baik, dan senantiasa berusaha untuk menjadi lebih baik. Ia tidak berkepentingan untuk menandingin orang lain, melainkan berusaha mengembangkan dirinya sendiri. Dr. Abraham Maslow berkata, "Orang yang dewasa ingin menjadi yang terbaik sepanjang yang dapat diusahakannya. Dalam hal ini dia tidak merasa mempunyai pesaing-pesaing.

2 Dia mengharagai orang lain

Eksekutif yang efektif pun bisa menerima keadaan orang lain yang berbeda-beda. Ia dikatakan dewasa jika mampu menghargai perbedaan itu, dan tidak mencoba membentuk orang lain berdasarkan citra dirinya sendiri. Ini bukan berarti bahwa orang yang matang itu berhati lemah, karena jika kelemahan-kelemahan yang ada dalam diri seseorang itu sudah sedemikian mengganggu tujuan secara keseluruhan, ia tak segan memberhentikannya. Ukuran yang paling tepat dan adil dalam hubungan dengan orang lain bahwa kita menghormati orang lain, adalah ketiadaan keinginan untuk memperalat atau memanipulasi orang lain tersebut.

3 Dia menerima tanggung jawab

Orang yang tidak dewasa akan menyesali nasib buruk mereka. Bahkan, mereka berpendapat bahwa nasib buruk itu disebabkan oleh orang lain. Sedangkan orang yang sudah dewasa malah mengenal dan menerima tanggung jawab dan pembatasan-pembatasan situasi dimana ia berbuat dan berada. Tanggung jawab adalah perasaan bahwa seseorang itu secara individu bertanggung jawab atas semua kegiatan, atau suatu dorongan untuk berbuat dan menyelesaikan apa yang harus dan patut diperbuat dan diselesaikan. Mempercayakan nasib baik pada atasan untuk memecahkan persoalan diri sendiri adalah tanda ketidakdewasaan. Rasa aman dan bahagia dicapai dengan mempunyai kepercayaan dalam tanggung jawab atas kehidupan sendiri.

4 Dia percaya pada diri sendiri

Seseorang yang matang menyambut dengan baik partisipasi dari orang lain, meski itu menyangkut pengambilan keputusan eksekutif, karena percaya pada dirinya sendiri. Ia memperoleh kepuasan yang mendalam dari prestasi dan hal-hal yang dilaksanakan oleh anak buahnya. Ia memperoleh perasaan bangga, bersama dengan kesadaran tanggung jawabnya, dan kesadaran bahwa anak buadanya itu tergantung pada kepemimpinannya. Sedangkan orang yang tidak dewasa justru akan merasa sakit bila ia dipindahkan dari peranan memberi perintah kepada peranan pembimbing, atau bila ia harus memberi tempat bagi bawahannya untuk tumbuh. Seseorang yang dewasa belajar memperoleh suatu perasaan kepuasaan untuk mengembangkan potensi orang lain.

5 Dia sabar

Seseorang yang dewasa belajar untuk menerima kenyataan, bahwa untuk beberapa persoalan memang tidak ada penyelesaian dan pemecahan yang mudah. Dia tidak akan menelan begitu saja saran yang pertama. Dia menghargai fakta-fakta dan sabar dalam mengumpulkan informasi sebelum memberikan saran bagi suatu pemecahan masalah. Bukan saja dia sabar, tetapi juga mengetahui bahwa adalah lebih baik mempunyai lebih dari satu rencana penyelesaian.

6 Dia mempunyai rasa humor

Orang yang dewasa berpendapat bahwa tertawa itu sehat. Tetapi dia tidak akan menertawakan atau merugikan/melukai perasaan orang lain. Dia juga tidak akan tertawa jika humor itu membuat orang lain jadi tampak bodoh. Humor semestinya merupakan bagian dari emosi yang sehat, yang memunculkan senyuman hangat dan pancaran yang manis. Perasaan humor anda menyatakan sikap anda terhadap orang lain. Orang yang dewasa menggunakan humor sebagai alat melicinkan ketegangan, bukan pemukul orang lain.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
artikel ini saya adaptasi dari http://warmada.staff.ugm.ac.id dari "The Effective Psychology for Manager" oleh Mortimer R. Feinberg, Ph.D

Semoga bermanfaat,
cheerio!!!