Maret-MatLab

Baru tersadar lagi kalau bulan ini sudah bulan Maret. Entah bagaimana waktu berjalan sedikit lebih cepat akhir-akhir ini. baru tersadar juga kalau hari ini adalah Jumat tanggal 13, orang barat percaya kalau hari ini tuh bawa sial. Untungnya tidak berlaku di Indonesia.

Sudah lama sekali aku tidak mengecek termometer suhu kamar yang ada di kamarku. barusan aku tadi melihat, suhu malam ini sekitar 28ÂșC, cukup dingin. Terbukti, aku harus memakai pakaian serba panjang malam ini, berarti termometerku masih bagus.

Selain termometer penghitung suhu kamar, ada beberapa benda unik lain juga di kamarku, pada postingan berikutnya aku akan sedikit bercerita tentang itu, tunggu saja.

Hari ini adalah semua tentang MatLab. Akhirnya bisa juga mulai belajar MatLab setelah sempat tertunda cukup lama (maksudnya belajar langsung dengan dosen). Di luar dugaan, aku ternyata baru tahu ada aplikasi sekeren itu. Sekarang aku benar-benar merasa bersyukur karena tidak membeli kalkulator mahal, karena MatLab bisa menjadi solusi banyak masalah with no time.



Apa yang diajarkan dosenku di kampus mungkin memang memakai MatLab lama dan aku terlalu modern karena memakai MatLab versi 2014, tapi secara fungsi keduanya tentu saja sama, cuma mungkin ada beberapa fitur tambahan di versi 2014, juga tampilannya semakin menarik. Hal pertama yang membingungkan adalah mencari m-file di MatLab 2014. Saat dosenku mengatakan, "Silakan buka File > New > M-File", aku baru menyadari kalau tampilan menu bar di MatLab versi lama dan versi R2014a itu berbeda. Tapi ternyata untuk memanggil M-File di versi lama itu sendiri menggunakan Ctrl + N, jadi aku rasa akan sama jika dipencet pada versi terbaru sekali pun. Ternyata nama M-File itu sendiri di versi MatLab terbaru ditulis dengan istilah 'script'.

Pokoknya menyenangkan sekali memakai aplikasi MatLab, sekarang rasanya ingin belajar lebih banyak lagi sehingga bisa mengeluarkan kemampuan MatLab yang sebenarnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar