Anime Review : Oremonogatari !!


Ok! Kali ini aku mau me-review satu anime yang baru saja berakhir beberapa minggu lalu, belum lama ini. Anime shoujo sih, tapi para laki-laki juga bisa nonton untuk mendapatkan pelajaran tuh bagaimana sih perasaan wanita sebenarnya. Banyak dibahas di anime ini, tentang perasaan wanita dan segala macam. Diangkat dari manga yang ceritanya ditulis oleh tante Kazune Kawahara dan ilustrasikan oleh Aruko, judul anime ini adalah "Ore Monogatari!!" (俺物語!!) atau kalau versi bahasa Inggrisnya anime ini berjudul "My Love Story!!". Orang Jepang terlihat begitu bersemangat dengan banyak memberikan tanda seru di banyak judul anime. (-_-) Animenya pertama kali tayang pada tanggal 8 April 2015 dan berakhir pada  23 September 2015. Semuanya berjumlah 24 episode.

Kazune Kawahara
Bercerita tentang Gouda Takeo, pelajar kelas 1 SMA yang memiliki tubuh supeeeeer besar dan supeeeer berotot. Saat aku katakan bahwa tubuhnya besar, ya secara harfiah. Semenjak masih di taman kanak-kanak, kisah cinta Takeo tidak semulus yang dia harapkan. Setiap dia menyukai seorang gadis, gadis itu malah menyukai sahabat dekatnya, Makoto Sunakawa. Tapi ironisnya, setiap semua gadis itu menyatakan perasaannya kepada Makoto, semuanya malah ditolak. Terus menerus seperti itu hingga akhirnya pada saat mereka sudah masuk SMA, Takeo menemukan seorang wanita yang benar-benar mencintainya.

Awalnya aku tidak tahu sama sekali mengenai anime ini. Namun ada seorang kenalanku di luar kota yang kemudian mempengaruhiku untuk menyaksikan dan mengikuti anime ini setiap minggunya. Walaupun kategorinya shoujo, kalian tahu kan anime shoujo itu apa? Bagi yang tidak tahu, jadi anime shoujo atau kalau diartikan shoujo itu artinya remaja wanita. Ya, anime shoujo itu anime yang girly gitu. Tapi yang aku dapatkan dari anime ini salah satunya adalah baiknya persahabatan antar 2 orang laki-laki. Sebagai pebanding ada anime shoujo (remaja laki-laki) yang ceritanya biasanya lebih penuh aksi atau pukul-pukulan gitu. FYI.



Tahun ajaran baru, dan Takeo sekarang sudah masuk SMA. Untuk kesekian kalinya, dia setu sekolah kembali dengan Makoto, sahabat yang dia miliki semenjak kecil. Mereka bisa menjadi sahabat karena kebetulan mereka tinggal di apartemen yang sama dan bersebelahan. Jadi keluarga mereka pun saling mengenal sejak lama. Persahabatan mereka berdua benar-benar banyak menjadi pusat perhatian orang karena perbedaan mereka yang begitu mencolok. Takeo adalah seorang pria kekar dengan wajah sangar layaknya preman yang banyak dikagumi para pria (karena postur tubuhnya), sedangkan Makoto adalah seorang pria kalem tampan yang banyak dikagumi wanita.

Nasib Takeo masih tidak banyak berubah saat awal masuk SMA, semua wanita masih saja salah fokus dan lebih banyak naksir ke Makoto. Hal ini membuat Takeo sedikit pesimis. Hingga kejadian tersebut. Pagi hari saat mereka akan berangkat sekolah menggunakan kereta, Takeo melihat ada seorang pria yang ingin melakukan hal tidak senonoh kepada seorang wanita dari sekolah lain yang ada di depannya. Dengan sigap Takeo pun langsung mencengkram tangan pria tersebut sebelum sempat melakukan aksinya. Dengan dramatis kemudian wanita yang bertubuh kecil itu membalikkan badannya untuk berterima kasih. Takeo langsung jatuh cinta saat melihatnya.


Di kantor pihak berwajib penjahat mesum itu masih saja belum mengakui kesalahannya dan malah merendahkan gadis itu karena memakai rok mini. emarahan Takeo yang tidak terbendung akhirnya terluapkan dalam bentuk hantaman keras ke wajah penjahat tersebut. Hal tersebut malah membuat Takeo diskors selama 3 hari dari sekolah barunya. Hari berikutnya tanpa terduga wanita tersebut mendatangi Takeo di rumahnya yang kebetulan juga ada Makoto di sana. Gadis itu kemudian memperkenalkan dirinya bahwa namanya adalah Rinko Yamato. Gadis kecil manis itu mengatakan kalau maksud kedatangannya adalah untuk memberikan kue bentuk ucapan terima kasih kepada Takeo, ini tentu membuat Takeo semakin jatuh cinta. Makoto yang peka dengan maksud sebenarnya Rinko memutuskan untuk pergi namun ditahan oleh Rinko, kajadian ini membuat Takeo salah paham dan berpikir kalau Rinko sukanya dengan Makoto, bukan padanya. Kesalahpahaman ini kemudian berlanjut hingga akhirnya Takeo mengambil kesimpulan kalau dia akan mendukung Rinko untuk bersama sahabatnya sendiri, Makoto.

Setelah memgunjungi rumah Takeo tersebut, Rinko sering mengajak Takeo untuk ketemuan. Tapi kesalahan pahaman Takeo tadi membuatnya selalu mengajak Makoto untuk bertemu Rinko. Saat bertemu, Rinko selalu memberikan kue-kue kreasinya yang baru. Sungguh wanita yang luar biasa! Puncak kesalahpahaman Takeo adalah ketika mereka hanya ketemuan berdua namun Takeo terus saja membicarakan betapa baiknya Makoto, hal tersebut benar-benar membuat Rinko terluka dan tidak sangguh membendung air matanya.

Setelah cukup putus asa dengan semua usahanya yang disalahpahami oleh Takeo, Rinko menemui Makoto untuk meminta saran atau mungkin juga untuk curhat tentang perasaannya terhadap Takeo. Dengan tanpa menyadari bahwa Takeo sedang bersembunyi di bawah ranjangnya Makoto, Rinko dengan lantang melontarkan segala uneg-uneg yang ada di dalam hatinya dan tentunya perasaan sukanya terhadap Takeo juga ikut terluapkan. Takeo yang sudah mendengar itu akhirnya sekarang tidak salah paham lagi dan keluar untuk mengungkapkan perasaannya kepada Rinko. Mereka akhirnya bisa mengakhiri drama kesalahpahaman mereka dengan resmi menjadi sepasang kekasih.


Episode-episode berikutnya kemudian menceritakan bagaimana perjalanan hubungan mereka (tentunya). Cobaan pertama adalah kakaknya Makoto, Ai Sunakawa yang ternyata dari kecil menyukai Takeo karena Takeo tanpa sadar sudah membuatnya jatuh cinta dengan memujinya kalau dia mirip dengan bunga tulip padahal di sekolah Ai selalu dihina oleh teman-temannya. Ai adalah seorang gadis tinggi cantik yang sekarang sudah duduk di bangku kuliah. Kuliah di tempat yang jauh dari rumah, jadi hanya terkadang saja dia pulang ke rumah. Alangkah terpukulnya dia saat pulang kembali ke rumah dan mengetahui kalau Takeo sudah memiliki pacar. Tapi setelah bertemu dengan Rinko, dia senang karena Takeo bisa bersama dengan wanita yang baik.

Hmm, masalah berikutnya... banyak sih. Tapi aku tidak akan menuliskan semuanya. Aku akan ambil yang menurutku seru saja. Soalnya menurutku anime ini rame di saat 10 episode terakhir. Ya, aku suka sekali di 10 episode terakhirnya anime ini.Salah satu yang aku suka adalah kisah cintanya Makoto dan Yukika Amami. Yukika adalah teman Takeo dan Makoto semasa di taman kanak-kanak. Saat SMA mereka bertemu kembali (satu sekolah lagi). Yukika adalah seorang gadis berkacamata dengan rambut pendek yang mempunyai sifat pemalu dan cukup aneh, tipikal seorang kutu buku. Suka banget sama cewe dengan karakter seperti Yukika ini, mungkin itu yang membuatku senang dengan kisah roman ini.


Yukika sudah naksir dengan Makoto semenjak TK. Saat itu Makoto yang sengaja berdiri di depan Yukika sehingga dia tidak terkena lemparan bola dodgeball. Kejadian 'sederhana' itu awal rasa sukanya. Kemudian setelah stalking untuk waktu yang lama membuat cintanya semakin membara. Hingga setiap hari valentine dia selalu memberikan Makoto hadian namun tanpa menulis namanya. Hingga suatu hari Takeo berhasil mengetahui keberadaan Yukika yang ternyata diam-diam suka mengikuti Makoto dari belakang.Dengan penuh keberanian serta dorongan semangat dari Takeo dan nasihat membangun dari Rinko, akhirnya dia memberanikan diri untuk mendekati Makoto. Semua nampak lancar pada awalnya, meskipun Yukika benar-benar butuh mengumpulkan banyak keberanian hanya untuk bisa bicara lancar dengan Makoto. Sangat berbeda dengan reaksi Makoto yang biasa-biasa saja seperti biasanya. Sedih dan cukup menyebalkan.

Aku kira kisah mereka akan berakhir indah seperti Takeo dan Rinko, tapi nampaknya espektasiku terlalu besar hingga akhirnya kecewa saat Makoto ditolak dengan kata "maaf" dan kemudian kata-kata sisanya kaya disensor gitu. Aku jadi curiga kata-kata yang diucapkan Makoto berikutnya mungkin "aku sebenarnya seorang gay". Damn it! That would be an ugly truth. (-_-) Tapi nampaknya tidak sih, soalnya ekspresi Yukika saat mendengar itu tidak seperti ekspresi wanita yang mendengarkan pengukuan gay dari seorang yang dia cintai. HAHA


Yukika adalah tokoh favoritku di anime ini, jadi scene penolakannya menurutku scene yang cukup menyedihkan. Tapi dia bisa menerima dengan berlapang dada sih, cukup senang melihat bagaimana dia tersenyum meskipun masih meneteskan air mata.

Berikutnya ada cinta Takeo dengan Mariya Saijō, seorang gadis teman sekelas Takeo yang jatuh cinta kepada Takeo setelah melihat aksi heroik Takeo di perlombaan lari estapet antar kelas. Mariya berhasil mengutarakan perasaannya kepada Takeo, namun akhirnya ditolak dengan indah oleh Takeo karena lebih memilih Rinko (tentu saja). Ini adalah salah satu pelajaran yang menurutku cukup berharga yang aku dapatkan dari anime ini, cara penolakan cinta yang paling berkelas dan juga indah. Suka banget bagaimana cara Takeo menolak, tidak meninggalkan luka dalam terhadap Mariya.

Sampai di episode-episode akhir, barulah cobaan datang kepada Rinko. Rinko yang memutuskan untuk bekerja paruh waktu di sebuah toko kue demi mendapatkan ilmu yang lebih banyak mengenai kue. Di toko kue tersebut Rinko bertemu dengan Kouki Ichinose, seorang pembuat kue profesional (pettisier?? gitu kalinya menyebutnya. HAHA) muda yang rupawan. Kouki jatuh cinta kepada Rinko karena salah paham terhadap pernyataan Rinko. Sungguh cara jatuh cinta yang aneh, tapi juga karena hanya Rinko yang dia rasa bisa mengerti dan menghargai karya-karya yang dibuatnya. Dia pun mengatakan bahwa Rinko bisa menjadi inspirasinya.


Sungguh scene yang menegangkan saat dia meminta Takeo memutuskan hubungan bersama Rinko. Namun tentu saja Takeo bertahan dan tidak menyerah semudah itu. Malahan Takeo membantu Kouki memenangi kompetisi memasak. Sungguh pria yang luar biasa nih Takeo. Saat selesai kompetisi barulah dia mengutarakan perasaannya kepada Rinko. Awalnya aku berpikir Rinko akan menerimanya, karena aku cukup suka dengan argumen yang Kouki ucapkan tentang mengapa mereka lebih pantas satu sama lain ketimbang Takeo. Tapi tentu saja Rinko memilih Takeo.

Dan kejadian dipilihnya Takeo pada akhirnya itu mengakhiri cerita anime ini. Sungguh ending yang tidak seperti yang aku duga sebelumnya. Aku pikir saat pertama kali menyaksikan anime ini, akan ada kejutan di akhirnya. Tapi aku lupa kalau ini anime shoujo jadi pasti endingnya bagus atau setidaknya mendekati bagus.


Banyak pelajaran hidup yang bisa diambil di anime ini, baik dalam bentuk tersurat maupun tersirat. Aku mungkin tidak bisa menjabarkannya satu-satu, jadi sebaiknya kalian saksikan saja anime yang juga cukup kocak ini, really entertaining. Salah satu pelajaran yang baik sekali adalah bagaimana persahabatan yang keren antara Takeo dan Makoto, bagaimana memprioritaskan orang lain dan juga tentang keberanian untuk berkorban demi orang yang kita sayangi, semuanya lengkap di anime ini.

Untuk musiknya, aku suka sekali dengan lagu endingnya, dengan judul "Shiawase no Arika" dari band "Local Connect", selain musiknya asik, maknanya juga dalam sekali. Arti judulnya adalah "di mana kebehagiaan berada", ajib banget.


Kesimpulannya anime ini luar biasa penuh makna dan pelajaran hidupnya itu loh... hmmm keren banget pokoknya. Kocak dan sangat menghibur. Tidak kalah sedihnya pun ada, walaupun pada akhirnya kita akan ketawa juga melihat aksi-aksi lucu dan aneh para karakternya. Bagaimana animatornya menggambarkan ekspresi lebai para karakter sungguh bisa bikin perutku sakit karena ketawa. Saat menyaksikan ini juga mungkin kalian harus membaca tulisan kecil di beberapa line dialog, karena itu bisa jadi kata yang lucu banget berhubungan situasinya. HAHA Tidak lupa, endingnya bagus, tidak ada pertumpahan darah maupun dendam yang terpendam di salah satu karakter, bahkan penjahat mesum dari episode pertama akhirnya bisa insaf di episode akhir. Terakhir, meskipun ini anime yang girly namun banyak pelajaran tentang bagaimana menjadi seorang wanita sejati dari sudut pandang seorang wanita dari anime ini. :)

Untuk kalian yang penasaran untuk menyaksikan anime ini, kalian bisa men-download-nya di link berikut : download.

Baiklah, sekian dulu untuk anime review kali ini. Semoga bermanfaat. Maaf jika terdapat kesalahan, maklum manusia. hehe Alasan klasik. Dan aku juga menulis ini di atas dari jam tidurku, jadi aku rasa pasti ada typo di atas-atas sana.

Sampai jumpa lagi pada anime review berikutnya.

Cheerio!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar