Anime Review : Glasslip



Selamat liburan bagi kalian semua yang sekarang sedang menjalani liburan mengingat sekarang sudah memasuki akhir tahun dan juga minggu natal. Hari ini aku mau menulis anime review lagi. Sebenarnya aku sudah lama sekali menyelesaikan anime ini untuk disaksikan, tapi baru kesampaian untuk menulis reviewnya sekarang.


Judulnya adalah Glasslip (グラスリップ). Tayang perdana pada 3 Juli 2014, diproduksi di studio P.A.Works dan disutradarai oleh Junji Nishimura. Jumlah keseluruhan episodenya ada 13 episode, cukup singkat. Genrenya ada drama, romance dan slice of life. Sebelum membaca lebih lanjut tentang review-nya, kalian bisa saksikan dulu trailer-nya.


Tom and Jerry Classic (Part 1)


Sudah bertahun-tahun lamanya semenjak pertama kali aku menyaksikan sebuah serial kartun kocak dengan karakter utama seekor kucing berwarna biru dan seekor tikus berwarna coklat. Mereka adalah Tom dan Jerry. Salah satu serial kartun terbaik sepanjang masa yang begitu legendaris. Ini kartun pendek, tiap episodenya biasanya berdurasi sekitar 10 menit. Serial kartun ini dibuat oleh 2 orang animator hebat, William Hanna dan Joseph Barbera pada tahun 1940. Kartun legendaris ini memenangi 10 Academy Awards untuk Animated Short Film, luar biasa!


Aku cukup sedih mengetahui kalau kartun ini sudah jarang sekali diputar di TV Indonesia, entah karena pelarangan KPI atau cuma karena tidak ada stasiun yang mau menayangkan karena Tom dan Jerry bukan manusia jadi-jadian.

Untuk kalian yang kangen dengan serial kartun klasik satu ini atau sekedar ingin mengoleksinya, silakan kalian bisa men-download-nya di link di bawah ini. Untuk minggu ini aku baru upload 10 episode awalnya dulu, 10 episode berikutnya minggu depan dan begitu seterusnya.

Battle City Memory


Selamat akhir pekan semua!!
Aku merasa sedih saat menulis postingan ini, karena hari minggu akan segera berakhir dan another busy week is on the way. Tapi tidak apa, setidaknya aku harus memanfaat setiap detiknya.

Aku tidak ada menyaksikan 1 kartun pun hari ini. Padahal biasanya aku selalu menghabiskan mingguku di depan TV, itu sudah seperti 10 tahun yang lalu. Sekarang hari minggu aku habiskan untuk guling-guling di kasur demi memulihkan kelelahan dari minggu yang telah lalu. Membuatku berpikir, "Jadi ini kehidupan saat dewasa". Kalau dulu juga biasanya aku menghabiskan hari mingguku untuk bermain game, tapi sekarang pun ketertarikanku terhadap game sudah berkurang. Benar-benar masa dewasa yang suram.

Bicara tentang game, saat ini cuman 1 game yang selalu aku mainkan dan itu adalah PES (Pro Evolution Soccer). Aku biasanya menghabiskan waktu bersama dengan teman-teman untuk memainkan permainan itu. Awalnya aku tidak suka dengan game bola, tapi setelah bisa main, ternyata seru juga.

Jaman dahulu sekali, tepatnya saat aku masih duduk di kelas 2 SD, aku bertemu dengan sebuah game yang sampai sekarang masih aku anggap menarik meskipun sederhana tapi bermakna dalem. Game itu berjudul Battle City. Jaman dahulu aku gak terlalu bisa baca bahasa Inggris, jadi semasa SMP aku baru menyadari judul game tersebut. Tulisan judul gamenya juga dari batu bata gitu, cukup sulit dibaca.

Art of the Day : Menggenggam Cahaya


Satu karya lagi yang berhasil aku selesaikan hari ini! Alhamdulillah. Bisa dibilang, mungkin gambar ini adalah gambar yang dari jaman SMA dulu aku pengen buat, tapi baru kesampian hari ini. Meskipun inspirasinya sudah berbeda, tapi entah mengapa rasanya sama, gambarnya tetap seindah seperti yang ingin aku lihat.

Dalam gambar ini aku baru aja mempelajari tentang efek cahaya. Ternyata tidak mudah, aku harus gagal beberapa kali dan harus memakai banyak layer hanya untuk membuatnya nampak amazingly sparkle. Dan lagi-lagi aku masih gagal dalam pembuatan bayangan, aku masih harus banyak belajar soal itu. Aku selalu aja salah dalam penempatan arah bayangan, belum bisa konsisten dengan itu.

Song of the Week : D'Masiv - Dilema



Sudah lama tidak menulis edisi song of the week. Padahal biasanya cuma sesi ini yang bisa aku tulis tiap minggunya. Semakin banyaknya tuntutan di akhir semester ini benar-benar membuatku stres dan membunuh mood untuk menulis. Padahal banyak PR anime review yang belum aku kerjakan. Haah. Mungkin nanti saat aku liburan baru bisa menulis banyak lagi (kalau aku tidak sibuk dengan skripsiku).

Ya, untuk malam ini aku akan menulis yang sederhana saja, yaitu edisi song of the week! JENG JENG. Lagu yang mau aku bahas kali ini adalah salah satu lagu yang dulu sempat heboh karena nadanya yang mirip dengan salah satu lagu band terkenal asal Amerika, Muse, yang berjudul "Soldier's Poem". Yup, ini adalah lagu D'Masiv, judulnya "Dilema". Hm, denger judulnya aja rasanya udah galau banget ya. HAHA Lagunya melow melambai, jadi kalau kalian susah tidur, cobain deh dengarkan lagu satu ini. Aku punya seorang sahabat yang dulu suka sekali mendengarkan lagu ini, hingga dia pernah memutarnya semalaman sewaktu sedang menginap di rumahku, membuatku cukup dihantui dengan lagu ini.

Untuk kalian yang belum pernah mendengarkan lagunya, coba deh dengerin. Mendayu-dayu..

Review Sementara Untuk Windows 10 dan Office 2016


Selamat malam. Berhubung aku sedang menunggu loading uninstal Microsoft Office 2013, aku sempatkan aja untuk menulis daripada kebosanan. Akhir-akhir aku baru saja mencoba produk-produk software baru keluaran Microsoft. Termasuk diantaranya adalah Office 2013, Office 2016, Windows 10 Enterprise dan Windows 10 Home Edition. Sangat kecewa saat mengetahui bahwa notebook kecilku tidak support untuk semua produk terbaru Microsoft tersebut. Paling banter aku hanya bisa mencoba Office 2013, itu pun akhirnya aku uninstal hari ini karena ternyata terlalu berat dan malah lemot saat dijalankan. Padahal kemaren berharap bisa mencoba Windows 10 dan juga Office 2016 yang aku akui lebih ringan ketimbang versi sebelumnya, namun sayang graphic card yang dipakai notebookku belum support untuk semua itu. Sedih. Mungkin aku harus menunggu dan terus berharap Intel akan mengeluarkan driver versi terbaru yang mendukung Windows 10 untuk kalangan kacil seperti notebookku.

Aku sudah mencoba Windows 10 dan juga Office 2016 di PC-ku yang tentu spesifikasinya lebih superior ketimbang notebookku dan aku merasa puas sekali. Peformanya emang apik, tampilannya pun benar-benar menggelitik mataku, enak diliat gitu. Juga memang lebih ringan dari versi sebelumnya. Mantep pokoknya, sangat aku sarankan untuk kalian penggemar Windows maupun Ms. Office. Aku lebih suka tampilan Office 2016 ketimbang 2013. Menurutku memang sebuah pilihan tepat Microsoft meminimalisir ukuran header aplikasi tersebut, jadi lebih punya banyak ruang untuk mengedit dokumen, suka sekali!