Spongiforma squarepantsii (Jamur Spongebob)


Spongebob Squarepants kini bukan lagi sebatas tokoh kartun di televisi. Itu setelah sejumlah ilmuwan menemukan spesies baru jamur dengan bentuk dan karakter unik layaknya tokoh kartun jenaka tersebut.

Spongiforma squarepantsii merupakan salah satu spesies fungi temuan baru di Pulau Borneo, wilayah Lambir, Serawak, Malaysia. Spesies jamur tersebut memiliki ciri mirip dengan tokoh kartun SpongeBob SquarePants, karenanya dinamai demikian.

Ciri-Ciri

Spesies jamur baru tersebut memiliki warna oranye cerah serta beraroma buah dan sedikit apak. Spesies ini adalah satu dari hanya dua spesies yang termasuk dalam genus Sporangiforma. Jamur yang tergolong dalam genus itu memiliki ciri unik yakni berbentuk seperti spons yang memiliki lubang besar. Ketika sedang basah, lembab dan segar, anda bisa memeras airnya dan jamur ini akan kembali ke ukuran semula.

Berbeda dengan jamur lain yang memiliki batang dan bagian kepala, Spongiforma squarepantsii berbentuk seperti spons laut dan memiliki warna oranye terang maupun ungu. Salah satu ilmuwan, Dennis Desjardin, menyatakan jamur ini mencium aroma buah yang samar serta bau apak yang kuat dari jamur ini.

"Jamur ini seperti spons dengan lubang-lubang besar di sekelilingnya. Ketika dalam keadaan basah, anda bisa memeras air dari dalam jamur dan jamur akan kembali ke ukuran semula. Kebanyakan jamur tidak bisa seperti itu," papar Desjardin.

Umumnya, batang jamur akan mengangkat struktur reproduksi dari tanah sehingga memudahkan mereka untuk menyebar dengan memanfaatkan angin maupun hewan. Sementara, bagian kepalanya akan memastikan pori-pori mereka tidak kering.

Namun S. squarepantsii melakukan pendekatan berbeda untuk tetap memastikan pori-pori mereka tetap basah. "Jamur ini menjadi seperti gelatin atau karet. Ketika pori-porinya mongering, mereka cepat beradaptasi dengan menyerap sepercik kecil kelembaban udara," imbuh Desjardin.

Berdasarkan pengamatan lebih lanjut, Desjardin mengungkapkan bahwa jamur yang mereka temukan adalah spesies berbeda dari anggota genus Spongiforma lain. Spesies lainnya ditemukan di wilayah tengah Thailand dan memiliki bau serta warna berbeda.

Penemuan

Spongiforma squarepantsii ditemukan pada tahun 2010. Dennis Desjardin dari Universitas San Fransisco terlibat dalam proses mendeskripsikan jamur itu dan mempublikasikan hasilnya di jurnal Mycologia. Menurut Desjardin, kebanyakan spesies jamur yang belum ditemukan berasal dari kelompok selain cendawan.

Sumber : Wikipedia, Okezone, Kompas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar