Tentang Wawancara/Interview Kerja (Aku Berharap Tahu Ini Lebih Awal)



Pernah menjalani wawancara kerja? Untuk kalian pekerja di suatu perusahaan pastinya pernah melalui tahapan ini (kecuali memang kamu ada orang dalam jadi bisa langsung masuk aja tanpa wawancara). Untuk kalian yang mungkin akan wawancara kerja, aku mau berbagi ilmu nih seputar wawancara kerja. Ilmu ini aku dapatkan dari seminar kecil situs pencari kerja Karir dot com. Untuk kalian yang belum tau, Karir dot com itu salah satu situs pencari kerja yang bagus banget. Mereka target pekerjanya kebanyakan adalah mahasiswa-mahasiswa yang baru lulus, dan mereka ambil untuk mengatur jenjang karir kita. Bagus banget dan beda, kalian harus coba.

Ada 6 tips untuk kalian yang akan melakukan wawancara;

Pertama, tunjukkan motivasi kerja. Ini bagian yang cukup penting jika kalian memang tertarik untuk bisa menjadi bagian dari perusahaan tersebut, maka kalian harus tunjukkin tuh motivasi yang tinggi untuk bisa diterima, tunjukkan bagaimana semangat kalian dan betapa bisanya kalian memenuhi espektasi perusahaan.

Hari Lahir Republik Indonesia Ke-73



Halo halo halo ~

Sudah sekian lama hilang dan tidak muncul di dunia entertaimen, ini yang terjadi padaku, point ke-7 sangat mengejutkan. Wow. Sudah bulan Agustus aja nih, dan bulan ini rakyat Indonesia disuguhi dengan banyak sekali event menarik, juga beberapa hari besar dan tentunya liburan (bagian terpenting). Aku pun sangat menikmati liburan pertama di bulan ini, masih ada liburan lainnya di akhir bulan nanti, kita nantikan saja. Dan untuk event besarnya, bulan ini tentunya adalah Asian Games. Yap, meskipun mungkin untuk orang diluar pulau Jawa dan Sumatra, atmosfernya masih kurang ngena, hanya bisa menyaksikan semuanya dari layarkaca.

Di sekitar komplekku pun tak ketinggalan dalam memeriahkan momen kemerdekaan bulan ini. Seperti diadakannya beberapa lomba-lomba khas hari kemerdekaan (kalian tahu aja lah, tak usah aku sebutkan). Kalau tahun-tahun sebelumnya masih sepi, tahun ini terasa ramai sekali, bukan hanya karena cabang lombanya ditambah, tapi entah mengapa anak-anak jadi banyak banget akhir-akhir ini, BkkbN nampaknya masih gagal nih mengendalikan angka kelahiran.

Tulisan Waktu


Sudah memasuki bulan Mei saja tanpa terasa. Tanpa terasa juga mungkin besok-besok sudah acara malam tahun baru lagi. Waktu cepat sekali berlalu, terlebih jika hidupmu dipenuhi begitu banyak kesibukan dan deadline. Tanpa terasa mungkin esok hari berkaca di cermin, sudah melihat banyak rambut putih di atas kepala. Ok, mungkin itu melompati waktu terlalu jauh. Siapa yang tau.

Beberapa lalu aku melihat foto orang-orang yang aku kenal lama, wajah mereka pun sudah mulai berubah, beberapa nampak lelah, beberapa nampak mulai menunjukkan kriput, beberapa semakin cerah entah mungkin karena efek kamera atau apa, dan beberapa lagi malah menjadi semakin rembes saja. Membuat berbisik dalam hati, ah, ini kah mereka sekarang, apa aku juga berubah sejauh ini? Secara fisik.

Anime Review: Sangatsu no Lion (March Comes Like a Lion)


Halo, halo, halo, kembali lagi di anime review! Setelah cukup lama aku tidak menulis review ya. Kali ini aku mau menulis review anime yang menurutku istimewa, karena mungkin cuma aku yang bertahan untuk terus menyaksikannya di saat teman-teman yang lain mungkin sekarang lebih suka menyaksikan anime fantasi romansa, macam gitu. Terkadang aku merasa istimewa ketika tetap setia menyaksikan 1 anime yang peminatnya kurang ketimbang yang lain.

Oke, animenya berjudul cukup unik, 3-Gatsu no Lion, atau kalau dalam versi Inggrisnya menjadi March Comes Like a Lion. Seri ini ditulis oleh Chica Umino, yup, seorang mangaka wanita. Keren ya? Jadi teringat dengan Fullmetal Alchemist. Saat kalian pertama menyaksikan anime ini, pasti kalian akan bingung dengan hubungan judul dan ceritanya, karena aku pun demikian. Aku pikir malah anime ini semacam anime tentang sirkus singa gitu, ternyata aku salah besar. Anime ini bercerita tentang seorang pemain shogi profesional muda bernama Rei Kiriyama.

Rei Kiriyama, 17 tahun, yang semanjak kecil sudah ditinggalkan oleh kedua orangtuanya dan seorang adik perempuannya dalam sebuah kecelakaan. Kemudian Rei diadopsi oleh teman dari ayahnya, seorang pemain shogi profesional. Dari kecil pun Rei sudah dilatih untuk menjadi seorang pemain shogi profesional. Di keluarga teman ayahnya itu, Rei memiliki seorang kakak tiri perempuan, Kyoko Koda, dan seorang adik tiri laki-laki. Kedua saudara tiri itu juga dilatih untuk menjadi seorang pemain shogi profesional oleh ayahnya, namun tidak bisa menjadi lebih hebat ketimbag Rei, hal ini kemudian merusak keharmonisan di dalam keluarga Koda. Hingga pada akhirnya Rei memutuskan untuk keluar dari keluarga Koda dan memilih untuk hidup sendiri.

Anime Review: Just Because!


Di hari terakhir tahun 2017 ini, aku ingin menulis review sebuah anime yang baru-baru juga berakhir beberapa hari lalu. Seperti biasa, dalam satu musim bergulir, biasanya aku hanya mengikuti anime romance kalau tidak anime slice of life. Tapi kali ini aku ingin menulis yang anime romance dulu deh, berhubung anime slice of life favoritku sampai sekarang pun belum menunjukkan tanda-tanda akan tamat (Sangatsu no Lion).

Judulnya adalah "Just Because!". Sebuah anime karya Hajime Kamoshida yang pertama kali tayang pada 5 Oktober 2017 dengan total episode sampai tamat berjumlah 12. Anime yang masih segar dengan cerita yang begitu tipikal untuk orang Jepang, aku rasa. Aku menyaksikan anime ini dengan espektasi akan memiliki ending yang begitu mengejutkan dan bikin pikiran meledak, namun ternyata aku salah menaruh espektasi yang terlalu tinggi.

Oke, anime ini ceritanya mengambil waktu semester terakhir di kelas 3 SMA, Mio Natsume, Haruto Soma dan Hazuki Morikawa menjalani masa terakhir mereka di SMA dengan semua lika-likunya. Semuanya berjalan biasa saja sampai akhirnya Eita Izumi pindah di SMA yang sama. Eita adalah teman masa SMP dari Mio dan Haruto. Kisah jadi menarik saat terungkap kalau hanya Eita yang mengetahui kalau sebenarnya Mio menaruh hati pada Haruto, meskipun Haruto sendiri sebenarnya naksir Hazuki dan berencana untuk menyatakan perasaannya sebelum lulus.

DRAFT: Virtual World

Sudah hampir 10 tahun lebih, saat pertama kali aku menggambar sebuah karya komik yang akhirnya harus kandas karena kurangnya ketelatenan. Ini adalah salah satunya. Komik yang bertema fantasi yang aku beri judul Virtual World ini, merupakan salah satu komik saat awal-awal aku merintis sebagai seorang komikus amatir. Aku ingat, dulu yang pernah membaca ini hanyalah 1 orang teman dekatku yang kebetulan juga adalah tetanggaku. Yang aku ingat waktu itu dia memintaku untuk melanjutkan ceritanya tapi akhirnya tidak aku wujudkan.

Oke, sebaiknya kalian membacanya sendiri deh. Hanya 8 halaman. Cukup serhana untuk sebuah komik debutan. Karakternya masih begitu dipengaruhi oleh gaya nama-nama orang Jepang dan bangunannya juga. Pada masa itu, mengikuti karya mangaka Jepang lebih mudah ketimbang mengikuti mangaka dari negara sendiri.

Renungan Malam; Kembalinya Coraline

Halo semua, selamat malam. Hari Senin kembali, tidak terasa. Rasanya baru kemarin aku memasuki akhir pekan, tiba-tiba sudah awal pekan lagi. Untuk yang punya aktivitas, hari Senin bisa jadi awal hari yang begitu berat. Aku tau.

Aku duduk dengan ditemani sepiring pisang goreng hangat buatan ibuku malam ini, atau lebih tepatnya shubuh ini. Aku baru saja terbangun dari ketiduran, dan sekarang mengalami sulit tidur. Berharap besok pagi tidak kesiangan.

Tulisan ini sebenarnya tidak penting, hanya mencoba keyboard lama yang sudah tidak pernah lagi dipakai untuk menulis. Dengan haru aku ingin mengumumkan kalau sekarang Coraline-ku sudah kembali aktif. :')

Sedikit informasi, Coraline adalah laptop lama yang sudah menemaniku semenjak SMA. Ini adalah laptop pertama di rumahku jauh sebelum aku punya Veranda, laptopku yang sekarang. Coraline ini adalah laptop yang sudah cukup tua, bahkan LCD-nya pun tidak putih bersih lagi, tapi sudah berwarna kekuningan, entah karena efek jamur atau apa. Nampaknya nanti aku akan melukpakan warna putih dari monitor ini.

Coraline sudah cukup lama vakum, aku bahkan sempat untuk mencoba menjualnya dalam bentuk laptop rusak dengan harga yang murah, tapi alhamdulillah waktu itu tidak ada yang berminat untuk membelinya, aku bersyukur untuk itu. Masalah utama dari kerusakannya sebenarnya hanya engsel dari monitornya yang patah dan juga hardisknya yang corrupt parah. Tapi beberapa tahun terakhir aku coba untuk iseng-iseng mencari engselnya, ternyata di BukaLapak ada yang menjual. Betapa bahagianya lah aku. Tapi kemudian yang menjadi kendala adalah hardisk. Alhamdulillah kebaikan hati dari yang tersayangku untuk menyumbangkan hardisk lamanya untukku, benar-benar sudah kembali menghidupkan Coraline secara utuh kembali.