Movie Review: Toki Wo Kakeru Shoujo (The Girl Who Leapt Through Time)

もしもし—!!! Ini dia, satu film yang selalu mengingatkanku akan bulan Ramadhan. Mengapa? Karena aku pertama kali nonton film ini saat bulan puasa. Ingat waktu itu aku nontonnya pas udah mau buka puasa. ^^ Hmm—jadi rindu dengan saat itu. Sebenernya udah lama sih pengen nulis ini, tapi cerita film ini kompleks banget. Meskipun begitu, film ini lucu banget. Biasanya kalo lagi sedih, abis nonton film ini langsung cekikikan sendiri. Apa lagi dengan sikap Makoto yang ceroboh banget. (ˆ▽ˆ)/"

Satu film yang ceritanya seru banget tentang kehidupan seorang siswi kelas 2 SMA bernama Makoto Konno yang bisa melompat menembus waktu. Yah—secara garis besar film ini menceritakan tentang persahabatan Makoto KonnoChiaki Mamiya, dan Kousuke Tsuda, beserta kisah cinta manis mereka yang juga melibatkan 2 orang wanita bernama Yuri Hayakawa dan Kaho. Makoto dalam film ini beruntung sekali karena ditaksir oleh  2 orang sahabat dekatnya. (*^0^*)

Awal cerita saat suatu pagi Makoto terbangun di tanggal 13 Juli yang menurut ramalan adalah hari keberuntungan karena dalam bahasa Jepang bisa dibaca Na-Aku-Su yang berarti "Nice Day".


Makoto pun merasa kalau hidupnya beruntung banget hari itu, padahal yang terjadi malah sebaliknya, tanggal 13 Juli adalah hari sialnya. Sial pertama adalah saat praktek untuk menggoreng tempura, dia menyebabkan kebakaran pada dapur sekolah. Kemudian saat berjalan-jalan ke taman, dia malah ketindis oleh seorang siswa yang dilempar temannya. Dan yang paling sial adalah saat rem sepedanya putus dan dia akhirnya melaju menabrak pembatas rel dan tertabrak kereta api.


Namun awal yang sebenarnya dari film ini terjadi sebelum itu, saat Makoto mengumpulkan tugas ke ruang guru. Kemudian dia mendengarkan ada seseorang di laboratorium, tapi saat dicek ternyata tidak ada siapa-siapa. Makoto malah menemukan sebuah alat aneh yang ternyata adalah alat untuk melompat menembus waktu.


Alat tersebut yang akhirnya menyelamatkan hidup Makoto dari tabrakan kereta. Karena saat dia terlempar ketika menabrak pembatas rel, tak sengaja dia telah melakukan lompatan waktu pertamanya dan dia kembali ke beberapa menit sebelumnya.


Makoto sangat terkejut karena tiba-tiba saja dia sudah berada di jalan dekat pembatas rel dan malah menabrak ibu-ibu bukan menabrak pembatas rel. Penasaran dengan hal tersebut benar-benar membuat Makoto bingung dan akhirnya menemui bibinya untuk bertanya tentang itu. Namun bibinya dengan santai saja mendengarkan cerita Makoto dan menurutnya time jump itu sudah biasa terjadi. Dalam film ini tidak begitu dijelaskan mengapa bibinya bisa begitu santai mendengar Makoto cerita demikian, namun setelah saya selidiki, ternyata ada versi lain dari film ini yang ternyata tokoh utamanya adalah bibinya Makoto itu. Wew. Film ini benar-benar banyak versinya, ada versi komiknya dan ada versi live actionnya. Semua ceritanya berhubungan meskipun beberapa cerita mungkin ada yang lain. Bingung juga sih, tapi intinya di dalam versi lain, bibinya itu pernah melompati waktu juga. "^^a


Pikiran Makoto benar-benar tersangkut pada masalah lompatan itu, karena dia masih merasa shock mengingat dia baru saja terhindar dari kematian. Rasa penasaran itu yang akhirnya mendorong Makoto untuk mencoba melompati waktu. haha Dan di sini ada satu scene favoritku dari film ini, saat adiknya Makoto, si Miyuki, meminta maaf kepada Makoto karena sudah memakan pudingnya Makoto dan dia mengira kakaknya stres karena itu dan ingin bunuh diri. hahaha Adiknya Makoto nih manis banget. XD


Setelah itu Makoto pun pergi ke pinggir sungai dan mencoba melompat lagi di sana. Dan dia pun berhasil melompat menembus waktu! Dia kembali ke pagi tanggal 13 Juli. Setelah itu pun Makoto langsung memanfaatkan kemampuannya itu untuk hal-hal tidak berguna. Seperti karaokean bareng Chiaki dan Kousuke ampe 10 jam, setelah itu balik berkali-kali untuk memperbaiki nilai ujian matematiknya, bersenang-senang dengan uang sakunya, dan mendapatkan menu makan malam kesukaannya. :D


Cerita pun berlanjut dengan kisah cinta Chiaki—Makoto dan Kousuke—Kaho. Saat mereka bertiga sedang ingin pergi bermain baseball, tiba-tiba saja ada Kaho datang bersama 2 orang temannya untuk meminta sedikit waktu Kousuke. Ternyata pada saat itu Kaho menyatakan perasaannya kepada Kousuke. Kaho adalah adik kelasnya Kousuke. Mulai suka dengan Kousuke karena Kousuke udah baik banget ama neneknya Kaho saat Kaho masih belum 1 SMA dengan Kousuke. Namun akhirnya masuk di SMA yang sama dan jatuh cinta saat mengetahui kalau orang yang sering membantu neneknya itu adalah Kousuke.



Namun akhirnya Kousuke tidak menerima cintanya Kaho. Dan saat mendengarkan itu Chiaki merasa iri dengan Kousuke dan akhirnya memutuskan untuk meminta Makoto untuk menjadi pacarnya. Namun Makoto mengabaikan cinta Chiaki itu dan terus saja menghindar dari Chiaki. Makoto merasa tidak ingin menghancurkan persahabatannya bersama Chiaki jika mereka nanti berpacaran. Makoto pun melompat menembus waktu ke waktu sebelum Chiaki menyatakan perasaannya dan terus menghindar jika bertemu dengan Chiaki.


Chiaki yang tak tahan lagi memendam perasaannya akhirnya memutuskan untuk menyerah terhadap Makoto yang selalu mengabaikannya dan mulai menanggapi cinta Yuri Hayakawa. Yuri adalah teman dekat Makoto. Dan sejak Chiaki pindah ke sekolah mereka, Yuri jadi naksir dengan Chiaki. Oh iya, Chiaki adalah siswa pindahan. Yuri pun akhirnya berpacaran dengan Chiaki.

Setelah sibuk pacaran dengan Yuri, Chiaki jadi jarang berkumpul bersama Makoto dan Kousuke lagi, datang maen baseball pun jarang. Makoto pun jadi merasa sedih dan kesepian karena itu, Makoto jadi mempertimbangkan kehadiran Kousuke. Namun Makoto juga tidak ingin menjalin cinta dengan Kousuke yang merupakan sahabat baiknya dan memutuskan untuk membantu Kaho untuk mengungkapkan perasaannya kepada Kousuke. Dan akhirnya Kousuke pun berpacaran dengan Kaho.

Namun semuanya tidak berjalan dengan lancar. Saat Kousuke ingin mengantar Kaho pulang, Kaho menggunakan sepeda Makoto yang remnya putus  tadi pada cerita awal dan akhirnya tertabrak pembatas rel bersama Kaho dan ditabrak oleh kereta api berdua. Tapi, sesaat sebelum itu terjadi, waktu terhenti.

Singkat cerita, ternyata yang menghentikan waktu itu adalah Chiaki yang ternyata adalah pemilik alat untuk melompat waktu tersebut. Chiaki sebenarnya dari masa depan. Namun tak bisa kembali ke masanya karena kehilangan alat pengembali waktunya yang ternyata dipakai oleh Makoto. Saat itu pun Chiaki membawa Makoto kembali ke masa sebelumnya dan membuat Makoto memiliki 1 kesempatan untuk melompat lagi.

Makoto pun melompat kembali dan memperbaiki semuanya dari awal lagi. :)

Karena hal itu, Chiaki juga jadi punya kesempatan 1 kali lagi untuk melompat kembali ke masa depan. Tibalah perpisahan dengan Makoto. Di bagian ini cukup sedih karena sebelumnya juga udah dibalut dengan lagunya Oku Hanako yang liriknya ngena banget. Pada saat terakhir Chiaki pun tidak menyatakan perasaanya kepada Makoto. Hanya mengatakan, "Aku akan menunggumu di masa depan" sambil memeluk Makoto. (*´▽`*)


Yap—begitulah kisah film ini berakhir. Endingnya gantung.. berharap sih bakal ada lanjutannya. haha Tapi rasanya pasti aneh, karena Makoto udah kehabisan kesempatannya untuk melompat lagi. hhe

Banyak banget pelajaran yang bisa diambil dari film satu ini. Salah satunya adalah sebuah kata-kata bijak yang aku suka banget, berbunyi...

Time waits for no one. Щ(°Д°Щ)

Yang bisa diambil makna bahwa janganlah menyia-nyiakan waktu dengan percuma, karena waktu tidak menunggu siapa pun. ~(˘▽˘~)(~˘▽˘)~

Film ini juga mengajarkan untuk jangan pernah menyiakan perasaan seseorang, karena saat kehilangannya kita tidak akan tahu akan mendapatkannya lagi apa tidak di masa depan nanti. Film ini banyak mengajarkan tentang menghargai sih, menghargai waktu, menghargai hidup, menghargai cinta, dalem banget pokoknya, cukup menginspirasi dan tidak lupa pula menghibur karena semua humor konyolnya. (งˆ▽ˆ)ง

Baiklah, sekian untuk film Toki Wo Kakeru Shoujo. Bagi kalian penggemar anime yang kurang menghargai waktu, sebaiknya mencoba untuk menonton film satu ini. hhe Bagi kalian yang lagi bersedih juga bisa coba menonton film ini dan insyaAllah ketawa nonton film ini. Saya sudah membuktikan. (゜ᴗ゜)

Sekian dan terima kasih. Maaf jika ada kata-kata yang salah, ごめんね———
CHEERIO!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar