Komunikasi yang Akhirnya Aku Dapatkan


Akhir pekan akan berakhir lagi!! Dan lagi aku hanya mempunyai kesempatan untuk menulis di waktu akhir seperti ini. Masih banyak sekali tugas yang belum terselesaikan, tapi seperti kata teman-teman di kampusku, semua itu akan selesai dengan sendirinya. Aku pun ingin mencoba untuk mempercai itu. hehe

Hari ini aku ingin membagi sedikit kisah tentang apa yang aku lakukan selama malam minggu kemaren. Bagaimana dengan kalian?

Di hidupku, aku mengkhususkan malam minggu sebagai waktu untuk menghubungi kembali orang-orang yang tidak sempat aku hubungi di hari biasa. Walaupun biasanya juga sering aku habiskan di depan layar, tapi biasanya tidak lepas juga dari komunikasi. (meskipun memang aku sukanya sendiri menikmati duniaku #plakk)

Tapi, malam minggu kemarin pun aku berhasil menyempatkan diri untuk menghubungi kembali teman-teman yang sudah mulai terlupakan oleh kesibukan. Salah satu yang unik adalah teman dari negeri Thailan yang aku punya di LINE. hehe


Namanya Jiji, kemaren kami kenal melalui aplikasi chat bebas antar negara yang aku tidak mau ingat namanya. Awalnya aku hanya ngobrol biasa aja sih dengannya, karena dia juga kebetulan tidak terlalu mahir bahasa Inggris, aku pun tidak bisa bicara bahasa Thailan untuk bisa dia pahami, begitu pun dia dengan bahasa Indonesia. Setelah ngobrol-ngobrol gak jelas, akhirnya aku memutuskan untuk menghapus aplikasi tersebut dari androidku. Dan aku iseng aja sih untuk minta kontak LINE-nya, karena kebetulan aku juga cari banyak kontak LINE untuk mencari lawan di game Cookie Run. Aku kira dia tidak akan memberikan, tapi ternyata dengan senang hati dia memberikan usernamenya kepadaku.

Dengan segera aku pun nge-add dia dan kami pun sampai sekarang masih sering bertegur sapa. Kalau melihat Jiji nih jadi ingat temanku di Filipina dulu sih, tapi sayangnya sekarang aku sudah hilang kontak dengan teman Filipinaku itu, karena terakhir saat aku ingin meminta kontaknya, ternyata Friendster sudah keburu ditutup. -_-

Tapi yah, lumayan lah sekarang aku masih punya 1 dan mempelajari bagaimana kebudayaan mereka di Thailan sana. Karena ini pertama kalinya aku mendapatkan teman orang Thailan, dan alhamdulillah dia seorang wanita tulen, bukan wanita jadi-jadian.


Satu hal unik yang aku pelajari tentang Thailan adalah bagaimana mereka menuliskan 'hahaha' saat tertawa. Karena dalam bahasa Thailan 5 dibaca 'ha', jadi kalau menuliskan ketawa gitu, mereka hanya akan menulis '555' di chat. Awalnya aku masih belum mudeng kenapa dia sering banget nulis angka 555, ternyata itu artinya adalah 'hahaha'. XD


Lama mengobrol dengannya membuatku jadi ketularan juga untuk tulis ketawa di chat dengan 555, tapi khusus saat mengobrol dengannya saja. Jika dengan orang Indonesia, pasti bakal gak ngerti.

Aku juga punya teman dari Jepang dan sempat mempelajari bagaimana budaya di sana, kebetulan kemaren aku juga dapat teman anak kuliah jurusan sains. Kami jadi cocok awalnya karena sama-sama penyuka anime. Padahal aku tahu, sebenarnya tidak banyak orang dewasa di Jepang yang suka anime sebenarnya. Tapi alhamdulillah temanku itu suka. Banyak belajar buadaya dan bahasa Jepang juga sama dia. Tapi aku sudah lama tidak mengobrol dengannya karena tidak memiliki akun LINE sih. Akhir-akhirnya jadi sering aktif di LINE saja.

Yah, seperti kata orang bijak, jika berteman dengan penjual parfum, maka aku akan ikut wangi juga. hehe Jadi aku ingin menerapkan itu sih, makanya mencoba mencari teman-teman yang unik pula, dari dalam  maupun luar negeri. Mengambil banyak ilmu dari masing-masing, tapi bukan dalam konsep memanfaatkan, tapi lebih kepada saling berbagi pengetahuan. ehehe

Ok, sekian dulu untuk kisah minggu ini. Dan sepertinya Januari nanti baru aku bisa lagi menulis tentang anime review. Banyak banget yang pengen aku tulis, tapi belum dapat mood yang tepat untuk melakukannya. Jadi aku harap saat liburan nanti, moodku akan bagus sekali, untuk bisa menulis tulisan yang lebih bermutu daripada tulisan nyampah ini. hehe

See you!
mukyaaa~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar