Paling Peduli


Rasa hausku untuk menulis kembali lagi malam ini. Entah apa yang terjadi, tapi nampak sekali otakku memaksaku untuk terus terjaga di malam ini. Aku menulis ini sembari melaksanakan tugasku sebagai seorang calon ayah yang baik; yaitu menemani keponakan tidur. Menyicipi sedikit bagaimana rasanya menjadi seorang ayah. Apakah aku benar-benar siap ya untuk itu?

Tadi aku menyaksikan sebuah sitkom gitu, aku mendapatkan sebuah pesan berharga dari sitkom tersebut yang padahal hanya aku saksikan sekilas sembari menantikan pertandingan Manchester City FC yang sedang masa half time. Pesan berharganya adalah kalau kenyataannya orang yang paling sering bertanya apakah dirinya pantas atau tidak adalah orang yang peduli karena dia punya waktu lebih untuk memikirkannya.


Setelah aku renungkan, benar juga sih. Untuk orang yang tidak peduli, untuk apa repot-repot memikirkannya. Kemudian pesan moralnya berlanjut dengan: "Dan yang bisa menjawab atau akan menjawab pertanyaan itu adalah orang yang bertanya itu sendiri".

Jadi, seandaiya kalian memiliki seseorang di sisi kalian, entah siapa pun itu, jika dia banyak memikirkan kepantasannya kepada kalian, mereka adalah salah orang yang paling peduli denganmu. Jangan siakan orang seperti itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar