Song of the Week: (K)Now_NAME - Morning Glory

Selamat berakhir pekan. Kemarin aku baru saja menulis tentang anime review-nya, dan kali ini aku ingin membahas tentang soundtrack-ya yang aku suka dari anime Sakura Quest.

Banyak anime yang akhirnya aku sukai bermula dari menyukai ending atau openingnya. Yang terkadang memang untuk mencintai sesuatu, minimal kita harus punya 1 hal yang kita suka dari sesuatu yang akan cintai kan? Bagitu juga anime Sakura Quest aku rasa. Hingga akhirnya mengenal lebih jauh dan rasa suka itu akan semakin tumbuh berkembang. Hanya dengan modal 1 rasa suka kecil. Jadi jangan remehkan percikan kecil rasa suka, karena mungkin itu awal mula dari sebuah rasa yang besar (jadi baper gini bahasannya).

Lagu ini bersemangat sekali, aku rasa seperti judulnya ya, Morning Glory, terdengar kaya salam semangat pagi gitu yang biasa dipakai di seminar-seminar untuk menyemangati peserta seminar. Meskipun dalam istilah medis istilah 'morning glory' ini memiliki arti yang berbeda tentunya (jangan cari di Gugel). Oke, langsung saja, kalau kalian belum pernah mendengarkan lagunya, bisa coba dengarkan dulu.

Anime Review: Sakura Quest


Halo, halo, semua, apa kabar?

Setelah cukup lama vakum, aku akan comeback dengan tulisan ini (kaya apa aja). Kali ini adalah sesi anime review. Musim ini aku cukup banyak mengikuti serial anime, tidak seperti sebelum sebelumnya. Musim baru saja berganti, dan aku mau menulis review dari anime yang keluar musim kemarin, salah satu yang menurutku menarik.

Judulnya adalah Sakura Quest. Saat pertamakalinya menyaksikan anime ini, mungkin kalian akan berpikir apa hubungannya dengan judulnya dengan animenya, karena judulnya ini baru keliatan saat sudah mendekati ending. Animenya habis dalam 25 episode dan diproduksi oleh P. A. Works.

Ceritanya tentang Yoshino Koharu, seorang wanita sarjana fresh graduate yang kebingungan mencari pekerjaan di Tokyo yang merupakan impiannya sebagai seorang gadis dari desa terpencil. Bahkan orangtuanya sudah berkali-kali memintanya untuk pulang kampung dan bekerja di kampung halamannya saja. Hingga pada suatu malam Yoshino mendapatkan telpon dari Momonga Promotion yang menawarinya pekerjaan di sebuah desa terpuruk, desa Manoyama, yang mencoba mengembalikan kejayaannya. Dengan tanpa tahu apa yang harus dilakukan karena dia juga sudah mulai kehabisan tabungan, Koharu akhirnya menerima pekerjaan yang pada akhirnya membawanya ke desa juga.