Jumat, 21 Juni 2019

Windows 10 Bahasa Indonesia



Selamat pagi, folks.

Bisa menulis di pagi hari dengan penuh inspirasi itu rasanya berkah, berkah Jumat kalau kata orang tuh. Aku pun pagi ini memutuskan untuk kembali menulis meskipun dengan topik yang sebenarnya tidak penting sih.

Jadi semalam tuh aku menggunakan salah satu fitur Windows 10, yaitu update bahasa. Sebenarnya iseng iseng aja sih menambahkan bahasa Indonesia di bahasa penulisan di Windows 10, berhubung semalem aku mencoba untuk menulis dengan Wacom Intuos kesayanganku di laptop. Jadi setelah aku tambahkan itu kemudian ada tulisan kalau perubahan akan terjadi setelah aku log in Windows 10 lagi. Karena semalam sudah ngantuk, jadi aku langsung matikan saja laptopnya dan tidur.

Pagi ini di tempat kerja aku kembali menyalakan laptopku dan mengoprasikannya tanpa sadar... kalau bahasa yang ada di Windows 10-nya sudah berbahasa Indonesia. Namun tidak seperti di jaman Windows 7 dulu, saat rasanya masih aneh dan asing untuk melihat kata ‘cut’ diganti dengan ‘potong’ dan ‘paste’ diganti dengan ‘tempel’, sekarang karena sudah cukup terbiasa menggunakan HP Android yang juga sudah berbahasa Indonesia, jadi tidak merasa aneh dan asing lagi. Seperti Indonesia yang mungkin sudah pantas memasuki dunia teknologi aku rasa.


Jaman dahulu mungkin rasanya masih kurang pantas aja gitu melihat negara yang masih gaptek kemudian bahasanya tercantuk di alat elektronik yang penggunanya kala itu masih minum dan yang memahami bahasa Inggris pun minim. Tapi lihat Indonesia sekarang yang sudah cukup maju, dan bisa memiliki beberapa startup yang bahkan bisa bersaing dengan milik luar negeri, sebut saja BukaLapak dan GoJek.

Menggunakan Windows 10 berbahasa Indonesia ini jujur saja membuatku sedikit menjadi bangga gitu menjadi bangsa Indonesia. Melihat bagaimana negara tercinta diakui oleh dunia itu rasanya menyenangkan. Karena kalau tidak diakui itu rasanya Indonesia begitu terpencil dan dikucilkan oleh dunia, bahkan mungkin tidak ada di Google maps. Namun sekarang sudah jauh berbeda, bahkan aku bisa ke rumah mantan dengan dibimbing oleh Google Maps.

Penambahan bahasa Indonesia ke Windows 10 ini tidak serta merta menjadikan Windows 10 ini menjadi lebih amazing sih, cuman yah menjadi lebih personal saja, lebih menyatu dengan pribadi gitu. Harus diakui memang kalau ini adalah versi Windows terbaik yang pernah ada dan bagian terbaiknya ini pernah gratis, hingga akhirnya masa gratis itu sudah tiada.

Sekian dulu deh untuk tulisan pagi ini. Sampai jumpa lagi ditulisan berikutnya. Cheerio!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat Jalan Bapak Habibie

Kemarin malam, aku mendengarkan 1 berita yang cukup mengejutkan, sekitar 19.00 WITA, Presiden Ke-3 RI, bapak B.J. Habibie dikabarkan m...