Anime Review: Shigatsu wa Kimi no Uso


Saatnya membahas anime! Aku sudah tidak tahan lagi ingin membahas ini, anime yang menurutku adalah terbaik yang aku saksikan sejauh tahun 2015 ini. Animenya baru saja selesai (tamat) minggu lalu. Jadi masih segar-segarnya nih.

Judulnya adalah "四月は君の嘘" ("Shigartsu wa Kimi no Uso") atau kalau diterjemahin artinya "Kebohonganmu di Bulan April". Satu anime yang diangkat dari sebuah manga karya Naoshi Arakawa. Manganya semuanya ada 11 volume, mulai terbit tahun 2011 dan berakhir tahun 2015. Sedangkan animenya baru dibuat 3 tahun setelah penerbitan perdana manganya yaitu tahun 2014 dan berakhir tanggal 19 Maret 2015.

Bercerita tentang Kousei Arima, seorang pianis ahli yang merajai kompetisi-kompetisi yang pernah dia ikuti. Kesempurnaannya dalam bermain membuatnya tidak terkalahkan dan terkenal dikalangan anak kecil karena dia adalah pemenang kompetisi piano termuda. Namun, gelar tidak terkalahkan itu membuat iri lawan-lawannya dan menggelarinya 'manusia metronome' karena dia selalu menjadi boneka yang selalu tunduk akan perintah ibunya. Kehebatan yang dia dapatkan pun tidak terlepas dari metode latihan ibunya yang keras. Yap, saat aku mengatakan keras, latihannya memang keras, bahkan Arima harus banyak mengalami luka-luka saat latihan.





Saat berumur 12 tahun, Arima kehilangan ibunya yang sudah tidak tertolong lagi dengan penyakitnya. Kejadian tersebut benar-benar memberikan pukulan berat terhadap hidupnya karena selama ini yang menjadi alasannya untuk bermain adalah demi ibunya, demi kesembuhan ibunya. Sebelum ibunya meninggal, Arima sempat marah dengan ibunya yang tidak pernah puas dengan permainannya dan mengatakan "orang sepertimu (ibunya) lebih baik mati saja". Setelah ibunya meninggal, rasa bersalah yang dia miliki karena telah berkata seperti itu terhadap ibunya sebelum meninggal membuatnya merasa kalau dia terkena kutukan dari ibunya sehingga tidak bisa mendengarkan nada dari piano yang dia mainkan. Jadi setiap dia bermain piano, dia merasa sedang ada di dalam air, tidak mendengarkan apa-apa selain suara yang sumbang. 2 tahun setelah kepergian ibunya, Arima masih saja belum bermain dan malam memutuskan untuk berhenti bermain piano dan mengikuti kompetisi. Meskipun berhenti bermain, namun Arima tidak jauh dari piano dan bekerja sebagai pencari nada di depan piano yang tidak dia mainkan.


Suatu hari, seorang teman masa kecilnya bernama Tsubaki Sawabe mengajaknya untuk menemaninya memperkenalkan seorang teman kelasnya dengan teman mereka Ryouta Watari. Tsubaki, Watari dan Arima adalah teman dari kecil. Mereka tumbuh besar di kota yang sama dan hampir selalu satu sekolah bersama. Tahun terakhir di SMP, Arima hanya sekelas dengan Watari dan berbeda kelas dengan Tsubaki. Tsubaki memaksa Arima untuk ikut dengannya karena dia merasa, mungkin saja wanita yang ingin mengajak Watari berkenalan ini adalah seorang pemain musik klasik dan mungkin saja bisa mendorong Arima untuk kembali bermain seperti dulu.

Tsubaki adalah seorang wanita tomboi pemain baseball yang merupakan tetangga Arima sejak dulu, itulah sebabnya dia begitu akrab dengan Arima meskipun saat kecil Arima sulit sekali untuk dia ajak bermain karena sibuk latihan bersama ibunya. Arima menganggap Tsubaki sebagai seorang kakak yang selalu ada untuk melindungi, memang itulah yang selalu Tsubaki lakukan semenjak kecil yaitu melindungi Arima karena di mata Arima hanyalah lelaki lemah yang tidak bisa mengurus dirinya sendiri. Tsubaki juga suka menjaili Arima yang begitu kikuk, membuatnya juga disebut sebagai seorang kakak yang menyebalkan oleh Arima. Tsubaki begitu suka mendengerkan permainan piano Arima dan menganggap kalau Arima keren saat bermain piano. Mengingat mereka tinggal bersebelahan, Tsubaki biasanya mendengarkan langsung permainan Arima dari dalam kamarnya. Sudah 2 tahun berlalu, dia tidak lagi mendengarkan Arima memainkan pianonya.

Watari, Arima, Tsubaki
Watari adalah teman masa kecil Arima juga, namun bukan tetangga. Seorang playboy populer yang memiliki banyak kekasih sehingga terkadang dia terlalu sibuk dengan semua wanitanya, meninggalkan Arima hanya berdua dengan Tsubaki. Dia juga adalah seorang pemain bola yang berimpian untuk melanjutkan SMA-nya di sekolah khusus sepak bola. Tidak begitu mengerti musik, sehingga terkadang dia hanya tidur saat diajak untuk menyaksikan kompetisi piano.


Hari pertemuan pun sudah tiba, satu momen yang akhirnya berhasil membuat hidup Arima yang abu-abu menjadi kembali berwarna, yaitu setelah tanpa sengaja dia bertemu lebih dulu dengan wanita yang ingin kenalan dengan Watari, Kaori Miyazono. Betapa takjubnya Arima ketika melihat Kaori memainkan pianika dengan bebasnya dan meneteskan air mata pada akhir permainannya. Tanpa sadar Arima mengambil handphone-nya dan mencoba memfoto Kaori yang sedang bermain tersebut, tapi Kaori malah salah paham dan mengira kalau Arima ingin memfoto celana dalamnya. Bukan awal sebuah pertemuan yang bagus memang. Tapi kemudian Tsubaki dan Watari datang, Kaori yang tadinya jahat dan menyiksa Arima langsung berubah drastis di hadapan Watari. Begitu melihat Kaori, Watari pun langsung menyukainya, tidak diragukan sih, Kaori memang seorang wanita yang cantik dengan rambut panjang lembutnya beserta sifatnya yang ceria. Padahal Arima merasa kalau dia baru saja jatuh cinta dengan Kaori, tapi setelah melihat Kaori akrab dengan Watari, dia pun langsung patah semangat.


Kebetulan pada hari itu juga, Kaori sedang ada jadwal kompetisi Biola. Berhubung mereka juga tidak punya tujuan lain, Watari, Tsubaki dan Arima pun memutuskan untuk menyaksilan Kaori bermain di kompetisi tersebut. Saat tiba giliran Kaori bermain, awalnya begitu teratur dan sesuai dengan partitur. Tapi kemudian permainannya begitu bebas dan berhasil memikat seluruh penonton yang menyaksikan tidak terkecuali Watari dan juga Arima. Watari menjadi semakin menyukai Kaori, begitupun dengan Arima, dia menjadi begitu terinspirasi setelah melihat penampilan Kaori. Setelah hari kompetisi itu pun Kaori menjadi semakin dekat dengan Watari. Tapi Watari tetaplah Watari dengan sifat playboy-nya yang masih saja melekat meskipun sekarang dia sudah dapatkan Kaori yang bisa dikatakan wanita sempurna.

Suatu hari Arima bertemu dengannya di jalan, dia sedang menunggu Watari. Arima tahu kalau Watari sebenarnya sedang berkencan dengan wanita lain, tapi sebagai seorang teman Arima pun melindungi Watari dan Kaori malam kemudian menunjuk Arima sebagai pengganti Watari dengan menggelarinya "teman A". Dengan usaha yang cukup panjang dan penuh air mata, akhirnya Kaori berhasil membuat Arima kembali memainkan piano dan menjadi pengiringnya dalam sebuah kompetisi biola. Padahal awalnya Arima selalu saja melarikan diri dari ajakan Kaori untuk menjadi seorang pengiring. Tapi menyerah bukanlah sesuatu yang Kaori lakukan dan dia malah meneror Arima dengan meletakkan banyak lembar partitur di sekitar kehidupan Arima.

Setelah lama tidak bermain, kemudian bermain kembali sebagai seorang pengiring, awalnya dijalani dengan lancar, tapi tidak bertahan lama. Apa yang selama ini Arima anggap sebagai kutukan akhirnya kembali menghantuinya dan dia kembali tidak bisa mendengarkan nada yang dia mainkan membuat permainannya kacau begitupun permainan Kaori ikut kacau. Tidak menyerah karena telah gagal sekali, kemudian Kaori meminta permainannya diulang. Berbeda dengan yang pertama, kali ini Kaori berusaha untuk menuntun Arima yang serasa sedang berada di dalam lautan nan gelap, memberikan cahaya harapan yang kemudian menyelamatkan Arima dari kesumbangan yang selama 2 tahun belakangan telah menghantui permainannya. Usaha Kaori tidak sia-sia, mereka berdua berhasil menyelesaikan lagunya dengan sukses dan tepuk tangan yang meriah dari penonton yang hadir memecah suasana hening setelah mereka bermain.

Setelah itu, Arima pun akhirnya memberanikan untuk kembali mengikuti kompetisi piano. Meskipun belum sembuh sepenuhnya dari trauma yang dialaminya setelah kepergian ibunya. Tindakan Arima ini kemudian mempertemukannya kembali dengan 2 orang pesaing terberatnya semenjak masih kecil dulu, yaitu Takeshi Aiza dan Emi Igawa. Selain menjadi rival terberat Arima, mereka berdua juga adalah fans berat Arima dan menjadikan sebagai seorang panutan yang sangat menginspirasi untuk bermain piano. Melihat Kouse Arima kembali masuk daftar pesarta kompetisi setelah menunggu 2 tahun lamanya, membuat Takeshi dan Emi benar-benar bersemangat dan bertekat untuk bisa unjuk kebolehan di depan Arima langsung.

Emi, Takeshi, Arima
Semasa kanak-kanak, Takeshi pernah menganggap Arima sebagai seorang pahlawan karena sifatnya yang cool. Dari dulu dia selalu berusaha untuk bisa mengalahkan Arima dalam kompetisi piano. Tapi semakin dia berusaha, semakin dia merasa tertinggal dari Arima, seolah tidak bisa menggapai Arima. Namun itu tidak mematahkan semangatnya untuk terus berlatih keras karena dia percaya suatu saat dia bisa mengalahkan Arima di dalam kompetisi.

Sedang Emi adalah seorang anak perempuan yang mulai bermain piano setelah semasa kecilnya dia melihat Arima bermain dengan lugunya kemudian terinspirasi untuk bisa bermain juga sama seperti Arima. Tujuannya adalah agar Arima bisa melihatnya bermain, menyadari keberadaannya, berharap nada yang dia mainkan akan sampai kepada Arima.

Kompetisi awal Arima setelah sekian lama tidak berbuah manis. Di tengah permainan dia lagi-lagi tidak bisa mendengarkan nada yang dia mainkan, kemudian karena berhenti bermain di tengah penampilan, dia pun didiskualifikasi. Di situlah peran Kaori terlihat, perlahan dia mencoba untuk menghilangkan trauma yang Arima rasakan, berusaha untuk membuat Arima bisa merasakan nada yang dia mainkan. Usaha tersebut tidaklah sia-sia karena akhirnya Arima bisa bermain seperti dulu lagi, dia akhirnya kembali menemukan alasannya untuk bermain piano.


Jika dulu ibunya adalah sumber inspirasi dan alasannya untuk bermain, namun setelah adanya Kaori, dialah yang menjadi inspirasi dan alasan Arima sekarang. Kebahagiaan yang Arima rasakan setelah menemukan kehebatannya kembali tidak berlangsung lama. Kaori tiba-tiba saja masuk rumah sakit karena penyakit bone marrow failure (gagal sumsum tulang) yang sudah lama dideritanya. Tidak ada satu pun dari temannya yang mengetahui penyakit sebenarnya yang diderita Kaori, dia selalu saja mengatakan kalau dia hanya mengalami anemia. Melihat Kaori yang berada di rumah sakit, membuat Arima teringat dengan kenangan ibunya dan dia tahu kalau kaori bohong tentang penyakit, dia tahu kalau Kaori tidak akan baik-baik saja meskipun Kaori terus saja bersikap seperti biasanya namun dengan wajah yang lebih pucat.

Dirawatnya Kaori di rumah sakit mempengaruhi permainan Arima yang kembali memburuk. Tapi tidak berlangsung lama setelah Kaori memarahinya. Kaori benar-benar menjadi orang yang sangat berpengaruh terhadap hidup Arima.


Dengan keahlian yang sudah kembali seperti semula, Arima pun mendapatkan murid yang tidak lain adalah adik dari rivalnya, Takeshi. Awalnya adiknya tersebut berniat menyakiti Arima yang dia anggap sudah merebut kakaknya darinya. Namun setelah mengenal Arima lebih dekat, dia jadi tahu Arima yang sebenarnya dan malah balik mengaguminya. Suatu ketika, karena sering menjalani operasi dan beberapa terapi, membuat Arima jarang bertemu dengan Kaori, membuatnya jadi hanya sering menghabiskan waktu hanya bersama Tsubaki. Saat hanya berdua sambil berteduh menunggu hujan reda, Tsubaki meminta Arima untuk menyadari perasaannya dan memaksa Arima untuk seharusnya tahu kalau Kaori menyukai Watari, dan Arima tidak punya pilihan selain menyukainya (Tsubaki). Itu adalah untuk pertama kalinya Tsubaki berani frontal dengan perasaannya. Tapi hal tersebut malah membuat hubungan mereka jadi canggung satu sama lain.

Sampai diakhir cerita, Kaori tidak punya pilihan selain berani untuk melakukan operasi yang penuh risiko jika ingin bermain biola seperti dulu.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Oke, aku hentikan kalian di sini, jika kalian belum pernah menyaksikan anime ini, sebaiknya membaca sampai di sini saja.. karena setelah membaca tulisan berikutnya, keseruan dari anime ini akan hilang. hehe

Tapi kalau mau baca juga tidak apa sih... Tapi jangan menyesal~
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Ternyata operasinya tidak berjalan seperti yang diharapkan. Nyawa Kaori gagal diselamatkan dari operasi tersebut. Namun dalam prosesnya, Arima juga sedang mengikuti kompetisi final sebelum akhirnya menutup buku-nya di SMP. Saat bermain di final, Arima seperti merasakan Kaori yang ikut mengiringinya dengan bermain biola di sampingnya. Lagu yang dimainkan Arima di final tersebut adalah Chopin`s Ballad No. 1 in G minor, Op. 23. Sungguh duet terakhir yang mengharukan. Arima pun meneteskan air mata dipenghujung permainannya.

Sepulang dari kompetisi tersebut, Arima membaca surat terakhir Kaori yang mengungkap fakta-fakta mengejutkan, ini isi surat terakhir Kaori...


Kepada Arima Kousei,
Rasanya aneh menulis surat untuk seseorang yang baru saja bersamaku. Kau orang yang jahat, sampah, lambat, bodoh. Aku pertama kali bertemu denganmu saat berumur 5 tahun, itu di saat pertunjukkan piano sekolah. Anak laki-laki kikuk yang membuat penonton tertawa karena menjatuhkan kursi pianonya. Dia duduk di depan piano yang lebih besar darinya, tapi saat dia memainkan not pertamanya, aku langsung terpukau mendengarkannya. Suara seperti palet 24 warna dan melodinya seperti berdansa. Aku terkejut saat anak perempuan yang duduk di sampingku menangis kencang.
Walaupun begitu, kau berhenti bermain piano, padahal kau sudah mempengaruhi hidupku. Kau jahat sekali. Jahat, lambat, bodoh.
Saat tahu kalau kita satu SMP, aku senang sekali. Bagaimana caranya agar aku bisa bicara denganmu? Apa aku beli roti isi saja setiap hari? Tapi pada akhirnya yang bisa aku lakukan hanyalah memandangimu dari kejauhan. Soalnya semua orang terlihat rapat sekali denganmu. Tidak ada ruang sedikitpun untukku masuk. Saat aku masih kecil aku pernah dioperasi dan sering dirawat di rumah sakit. Setelah aku jatuh pingsan saat kelas 1 SMP, aku jadi lebih sering keluar-masuk rumah sakit dan waktu perawatanku pun jadi semakin lama. Aku jadi banyak bolos sekolah. Aku tahu kalau kondisi tubuhku tidak begitu baik.
Suatu malam, aku melihat ibu dan ayahku menangis di ruang tunggu rumah sakit, aku sadar kalau waktuku tidak banyak lagi. Saat itulah aku mulai berlari!
Aku mulai melakukan apa pun yang aku mau, agar aku tidak membawa penyesalan ke surga. Aku tidak takut lagi untuk mengenakan lensa kontak. Memakan banyak kue tanpa khawatir dengan berat badanku. Partitur musik yang selama ini mengaturku, sekarang aku memainkannya dengan caraku sendiri.
Lalu aku mengucapkan satu kebohongan, kalau Kaori Miyazono menyukai Ryouta Watari. Itulah kebohonganku. Kebohongan itu membawanya ke depanku, Arima Kousei. Itu membawamu kepadaku.
Sampaikan permintaan maafku pada Watari. Tapi aku yakin sekarang Watari sudah melupakanku. Sebagai teman dia menyenangkan, tapi sepertinya aku lebih menyukai orang yang lebih setia. Dan juga, sampaikan maafku kepada Tsubaki. Aku hanyalah seseorang yang kebetulan lewat dan akan langsung menghilang, aku tidak ingin meninggalkan kesan yang aneh, makanya aku tidak bisa memintanya kepada Tsubaki atau langsung mengatakan "kenalkan aku pada Arima", aku yakin Tsubaki tidak akan menerimanya. Lagi pula Tsubaki sangat menyukaimu. Semua orang tahu itu kecuali kau dan Tsubaki sendiri.
Kebohongan licik yang sudah membawamu padaku, tidak pernah aku bayangkan sebelumnya. Kau jauh lebih murung dan suram dari yang aku duga, kau juga keras kepala, tidak kenal lelah dan tukang intip. Suaramu jauh lebih pelan dari yang aku duga, dan kau jauh lebih jantan dari yang aku duga. Namun sesuai dugaanku, kau pria yang baik. Saat kita melompat ke sungai, airnya sangat sejuk dan segar ya? Bulan yang mengintip ke ruang musik seperti roti manju yang enak. Saat kita balapan dengan kereta, aku sangat yakin kita bisa menang. Saat kita berdua bernyanyi Twinkle Twinkle Little Star, rasanya menyenangkan sekali ya? Pasti ada sesuatu di sekolah saat malam hari, ya kan? Salju yang turun terlihat seperti kelopak bunga sakura, kan? Aku adalah musisi namun terpengaruh oleh segala sesuatu dari luar panggung, aku ini orangnya aneh ya? Saat-saat yang tidak terlupakan untukku hanyalah hal-hal kecil, itu aneh, bukan?
Bagaimana denganmu? Apa aku berhasil masuk ke dalam hati seseorang? Apa aku berhasil masuk ke dalam hatimu? Meskipun hanya sedikit, apa kau akan mengingatku? Jangan menekan tombol reset-nya, ya! Jangan melupakanku, ya! Janji, ya?
Sudah aku duga, aku bersyukur itu kau. Apa aku mencapaimu? Aku harap ini sampai kepadamu..
Arima Kouse, aku mencintaimu.
Maaf aku tidak menghabiskan Caneles-nya. Maaf aku sudah banyak memukulmu. Maaf aku sudah egois. Tolong banyak maafkan aku, ya. Terima kasih.
P.S. Aku menaruh harta karunku di dalam suratnya.

Isi surat terakhir Kaori itu sudah menggambarkan seluruh ending dari anime ini, juga menjadi alasan mengapa judulnya Kebohongan di Bulan April, ternyata yang mengacu kepada kebohongannya menyukai Watari untuk mendekati Arima. Pada akhirnya Tsubaki sadar dan memutuskan untuk tetap bersikap seperti biasa kepada Arima, yaitu menjadi seorang malaikat pelindung Arima. Entah bagaimana akhir hubungan mereka, tapi melihat senyuman Arima, nampaknya hubungan mereka nanti langgeng.

Sungguh anime yang berhasil membuatku berhenti bernafas di akhirnya, karena benar-benar tidak terduga! Padahal seolah digambarkan kalau Kaori sudah berusaha keras melawan penyakitnya dengan tekat, namun akhirnya kalah juga, itu yang tidak terduga. Tidak ada banyak komentar untuk cerita anime ini, keren banget dah! No comment.

Untuk soundtrack yang dipakai di anime ini, sama seperti Nodame, anime musik juga, tentunya anime ini juga tidak kalah kerennya. Khususnya untuk ending keduanya yang dinyanyikan oleh band 7!! (Seven Oops). Hanya satu hal yang sangat aku sayangkan dari anime ini, klip untuk lagu 7!!-nya mengecewakan. Padahal aku berharap lebih keren dan banyak aksi gitu, ternyata tidak. Gagal menggambarkan lagu keren Orange dari 7!! ini.

Yap, that's it untuk anime ini. Dengan bersemangatnya, aku jadi tidak sadar sudah menulis sepanjang ini. Aku suka sekali dengan anime ini, mungkin itu yang membuatku ingin menceritakan semua bagian yang aku suka, maksudku hampir semua bagian. hehe

Oh iya! Ada yang unik di anime ini, walaupun cuma sekilas aja sih, tapi ada penampilan dari boneka beruang dari anime Nodame Cantabile di sela-sela penampilan duet Arima dan Nagi. Awalnya aku terkejut, dan mengira itu hanya kebetulan. Ternyata studio-nya memang sengaja menampilkan boneka kostum Nodame itu. haha

Baiklah, semoga manfaat. Terima kasih sudah mengikuti anime review kali ini. Sampai jumpa lagi di review-review lainnya.

Cheerio!!

122 komentar:

  1. :'( T_T Jujur saja saya baru nonton anime ini 3 episode, dan baru segitu saja hati saya udah terlena, serasa hampa, sedih, tapi menyenangkan. Saya memang tipe orang yg mudah terharu, walaupun saya laki".
    Saya sempat khawatir ketika banyak yg bilang endingnya mengejutkan,.. dan ternyata setelah membaca review ini saya mengerti,.. tapi membaca review tidak menyurutkan saya untuk menamatkan anime ini, karena menurut saya ini sama halnya dengan membaca manga walaupun sudah baca tetap ingin menonton animenya, bahkan di manga lebih detail karena ada gambarnya, jadi semangat yah untuk review anime yg lainya, n tolong saranin anime yg mengandung gendre : romance, comedy and slice of life dong lagi ketagihan bgt nih,.. thanks yah gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha
      I know that feel! :D Sedihnya feels right gitu kan.
      Ok, pantengin aja terus blognya! Tunggu edisi anime review berikutnya. hehe

      Hapus
    2. keren ni anime langsung tamat dalam satu hari

      Hapus
  2. I like kaori chan ..... miss you .....

    BalasHapus
  3. kalo saya, awalnya hampir ngedrop anime ini, soalnya rada garing gimana gitu pas di awal2, udah gitu kaorinya berisik banget, hubungan semua chara gak maju2 sampe eps 4... tapi pas iseng nonton loncat ke episode 8 dan liat betapa kerennya Emi-chan main op 25 no 11, mulai jatuh cinta sma nih anime, ngikutin sampe tamat, dan ternyata endingnya memang mengejutkan T.T

    BalasHapus
    Balasan
    1. jadi kamu lebih suka sama Emi daripada Kawori? :D

      Hapus
  4. min mau tanya backsound saat kousei membaca surat kaori yang paling akhir judulnya apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Judulnya "Watashi no Uso" (私の嘘). ^^

      Hapus
  5. Feel nya ngena banget :"v
    Ost nya juga enak, apalagi "Hikaru Nara"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sih, maknanya dalem lagu itu sesuai sama animenya, tapi nadanya terlalu rame untuk anime sesedih ini menurutku. Hm.

      Hapus
  6. Lagu pas bagian yang ini apa ya?
    "Aku harap ini sampai kepadamu..
    Arima Kouse, aku mencintaimu.
    Maaf aku tidak menghabiskan Caneles-nya. Maaf aku sudah banyak memukulmu. Maaf aku sudah egois. Tolong banyak maafkan aku, ya. Terima kasih."

    BalasHapus
    Balasan
    1. lagunya ada di album Wacci yang Kirameki juga, judulnya Kirameki juga, cuman versi lain.

      Hapus
    2. Judulnya ini gan キラメキ-公生とかをりの演奏ver

      Hapus
  7. Anime yang sangat bagus, ceritanya menarik dan dramatis. Awalnya hanya iseng nonton beberapa episode tapi lama-lama ketagihan sampe selesai. Tadinya kukira Kaori-chan akan sembuh dan bisa bersama Kousei lagi, endingnya sedih tidak sesuai harapan. Dalam anime ini seakan-akan membawa penonton ke dalam ceritanya, dengan alur yang tidak diduga namun sangat menyentuh. Anime yang memberikan pelajaran tentang banyak hal yaitu pelajaran tentang kehidupan, bagi yang sudah nonton pasti tau tanpa perlu dijelasin. Drama yang tercipta juga kebohongan manis yang telah terungkap di akhir cerita, membuatnya sangat menarik dan menjadi anime yang patut direkomendasiin untuk ditonton. Setelah selesai menonton anime ini ada suatu kepuasan tersendri, ada perasaan unik yang bisa dirasakan dan seolah masih membekas. Sugoi!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa, melihat dari bagaimana bersemangat dan optimisnya Kawori, aku pikir dia bakal sehat, ternyata.. (T-T)

      Hapus
  8. Diawal2 ngebosenin... eh pas sampai eps. pertengahan jempol, dan endingnya yang bikin kaget... hohhh endingnya nyesek benget

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, anime ini memang pecahnya di akhir. :D

      Hapus
  9. ini anime endingnya bikin ngefeel kelewat baper. bikin gw mewek dan ga napsu makan. i crying like a little sh*t :'v

    BalasHapus
    Balasan
    1. apalagi momen saat Kaori bilang, "jangan lupakan aku ya"... banjir

      Hapus
  10. Comment dan feelingku, ya pasti sama seperti kalian semua yg comment disini. Endingnya emng menyedihkan, tapi kesedihanku sedikit terobati dngan episode ova nya, meski itu cuma prequelnya. Aku bisa sedikit tersenyum karna aku bisa liat kaori lagi meski masih kecil

    BalasHapus
  11. Comment dan feelingku, ya pasti sama seperti kalian semua yg comment disini. Endingnya emng menyedihkan, tapi kesedihanku sedikit terobati dngan episode ova nya, meski itu cuma prequelnya. Aku bisa sedikit tersenyum karna aku bisa liat kaori lagi meski masih kecil

    BalasHapus
  12. wow, daripada dibilang review ini lebih mirip kayak menceritakan kembali, hehe. salut deh, saya aja males nulis postingan sepanjang ini. dari tulisan kamu aja udah ketauan seberapa sukanya kamu sama nih series. saya jadi merasa terkalahkan padahal saya juga suka banget nih cerita ampe bikin postingan juga, silahkan kunjungi http://santryerina17.blogspot.co.id/2015/04/shigatsu-wa-kimi-no-uso-kebohonganmu-di.html
    hmm, daripada saya, kamu lebih menguasai cerita nya secara keseluruhan, saya mah sukanya di romance, drama sama musik klasiknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe
      terima kasih atas komentarnya, mba Erina. awalnya hanya ingin merangkum ceritanya dalam bentuk tulisan singkat, tapi rasanya di dalam diri ada yang bergejolak untuk menulis lebih, jadinya sebanyak ini deh. mungkin nanti aku harus mengganti judul postingannya menjadi "cerita Shigatsu wa Kimi no Uso". :D

      Hapus
  13. Balasan
    1. ya, bagian yang banyak tumpahkan air mata. :D

      Hapus
  14. Jujur ajh rasa nya gw pengen bener liat nih anime rilis ke S2 tapi kyk nya cuman sampe S1

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku rasa anime ini sudah terlalu keren bahkan tanpa season 2, kalaupun ada season 2 itu akan nampak seperti dipaksakan.

      Hapus
    2. Hadeh pas baca surat sama d selingi lagunya itu bikin banjir. Bikin tisu d rumah abis gila ni anime bagus banget. Makasih buat reviewnya

      Hapus
  15. Habibi Mahardhika10 Maret 2016 02.50

    Pertama tau anime ini pas lagi baca baca komen2 di forum onepiece di fb, kalo ga salah waktu itu lagi ngebahas soal manga & anime favoritnya Eichiro Oda (Mangaka Onepiece) dan itu adalah "Shigatsu wa Kimi no Uso".
    Banyak juga yg komentar kalo ini anime recomended banget, banyak yg bilang siap siap mewek hehe
    Lama kelamaan penasaran juga, akhirnya mintalah animenya sama temen yg punya hehe
    Pas dari awal awal episode udah tau nih anime bagus ampe sengaja nontonnya di santai2in sehari cuma 2 episode dan oiya pas awal awal episode juga agak ga ngerti judul animenya "Kebohonganmu di Bulan April" tapi bagian mananya yg merujuk sama judul animenya hmm
    Tapi pas akhir akhir episode beh makin kerasa feelnya bahkan nge-feel parahhh ditambah lagi pas endingnya yg kukira Kaori bakal sembuh ternyata malah mati T-T apalagi pas Kousei baca surat terakhir dari Kaori bikin mewek dan saat bagian "Apakah sampai kepadamu? Aku harap sampai kepadamu.. Arima Kousei-kun, Aku mencintaimu..Maaf karna tak menghabiskan Canelesnya.." Beh langsung meledak nangis sejadi jadinya T-T
    Pokoknya sehabis nonton Anime ini, berasa gak pengen nonton anime lain dulu untuk beberapa waktu, seperti merasa bahwa Kaori benar benar hidup didalam hati, feelsnya petcahhh bangeetttt

    BalasHapus
    Balasan
    1. nampaknya dampaknya besar banget untuk hidupmu ya :D
      cerita anime ini memang hidup banget, aku setuju sekali dengan itu. kalau aku malah merasa akan sulit anime ini menemukan saingan di kemudian hari.

      Hapus
    2. Banget, besar banget dampaknya bikin bawaannya mewek terus kalo inget Kaori T_T
      Bener bener berasa kayak kita juga ikut ngerasain rasanya ditinggal oleh Kaori.
      Mau nonton berapa kalipun endingnya, pasti bikin mewek terus �� terbaiklah ��
      Kebohonganmu di Bulan April : musim semi di bulan april saat pertemuan pertama kali Kousei dg Kaori, yg bilang bahwa Kaori menyukai Watari, itulah kebohongannya.
      Yg sebenernya adalah Kaori hanya ingin mengenal lebih tentang Kousei, dg caranya Kaori sendiri tentunya XD
      Baru 2 hari yg lalu nyelesaiin nonton anime ini, dan sejak 2 hari yg lalu juga rasanya gak pengen nonton anime lain dulu hahah

      Hapus
  16. Eh belom komentar di sini ya.

    Nggak bisa ngomong banyak karena udah di-review juga sama saya. Selain karena saya pada dasarnya seneng musik klasik, pokoknya ini salah satu anime yang bikin saya gagal jadi lelaki tangguh ahergaehgraehraehraehr #jedhuar

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha
      jangan merasa buruk, kamu bukan satu-satunya lelaki yang gagal menjadi tangguh. XD
      aku rasa semua yang mendalami ceritanya mengalami hal yang sama.

      Hapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  18. Saat baca review disini sambil dengerin Kaori nyanyi My Truth Rondo Capriccioso... Hiks makin gk ketulungan air mata ane... Rasanya nyesek di leher... ini adalah Anime Terbaik yg cerita dan magnanya begitu dalam bahkan melebihi film/drama tv yg pernah saya tonton... Suara Piano dan biolanya,2 unsur yg mudah memikat hati... Arigato !! Arigato !!

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga suka lagu My Truth itu!
      suara biolanya benar-benar menyayat hati.. :')

      Hapus
  19. gue tau nya anime ini pada saat banyak bertebaran meme tentang joe alexander yang di sama kan orang arima kousei, setelah itu gue bertanya anime apakah ini.
    setelah tau itu anime nya, gue langsung minta ama teman gue. setelah mendapat nya gue lansung nonton anime shigatsu nya dari awal hingga akhir, kira-kirra dari jam 4 sore ampe 2 malam. dan pada saat nonton di akhir episode nya terasa kali ngefeels nya dan keesokan hari nya gue selalu terbayang kaori.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngebut ya nontonnya.. :D
      dan impact-nya sudah sebesar itu.

      Hapus
    2. hahaha
      kayak mana lagi kalau di tunda jadi kepikiran terus tu anime nya
      jadi terus aja gue nonton tu anime setelash gue dapat anime nya dari teman gue.
      waaupun udah nonton berapa kali, ngefees nya masih terasa apalagi yang di episode yang terakhir nya

      Hapus
  20. Nyari soundtrack orange yg pas arima baca surat susah banget -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba download aja album dari 7!! (seven oops) yang Orange.. mungkin yang kamu maksud ada di situ lagunya.

      Hapus
  21. T.T kenapa ?? Kenapa harus seperti Ini T.T parah ending nya.. dlu udh sempet nonton pas 2015. Mau nonton ulang.. baru aj tamat kemarin.. eh banjirrr.. T.T yang buat Jahat banget dah. Wakwkak Btw ini anime Hidup banget.. setuju dah sama yang di atas... berasa kayak diinggal kaori.. apalagi pas surat bagian terakhir.. ternyata suara mu lebih pelan dari yang aku duga.. dan kamu juga lebih baik dari yang aku kira... apa akan melupakan ku.. syukurlah itu adalah kamu.. aku mencintai-mu.. tiba" ada ttesan air mata... beehhh banjirrrr. Mana backsound nya pas banget lagi... arigato! T.T kyaaaahhhh... nyesek banget.. saya harus ngapain nih feel nya gak ilang". Mana lagi UTS wakwkwkwk.. sugoi daah yang buat.. thanks review nya.. mogah"an ada orang yg diem" buat anime lanjutan nya wkwkwkwk...

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurutku Kaori masih hidup kok di dalam diri kita semua pecinta anime hebat satu ini. XD

      untuk kelanjutan, aku rasa tidak terlalu bagus dan kesannya bakalan seperti dipaksaan, nilai ceritanya dan kesan 'jleb'-nya bakal hilang. saat Kaori ungkapkan perasaannya kalau dia mencintai Arima dan Arima juga mencintainya, bagiku itulah endingnya, inti dari keseluruhan anime ini dari awal sampai akhir.

      Hapus
  22. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  23. Senang ada yang nulis review anime ini. tapi sebagai masukan, kalau menulis review, spoiler ceritanya jangan terlalu lebar. alangkah baiknya jika memperbanyak analisis dari segi cerita, visualisasi, atau sound. kalau terlalu banyak ceritanya mah jadinya bukan review, tapi reteller.

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih atas masukannya.. :D

      memang ini rasanya kurang tepat kalau disebut sebagai review, kemaren waktu menulis pengennya dikit aja sih, cuman karena over excited jadi menceritakan semuanya deh. gomen kalau ada yang kena korban spioler-an cerita.

      Hapus
  24. 2hari yang lalu masih searching anime romance apa yg ditontong sambil nunggu ongoinnya naruto sama akagami no shirayuki hime, eh nemu refrensi bacabaca tepilihlah Shigatsu wa Kimi no Uso. Dari awal nonton udah kepincut terakhir diterusin sampek hari ini sampek tadi dikampus nyempetin wifian buat download episode 15-22 dan ova. Sengaja gak baca sinopsis ending biar jadi kejutan karna dulu waktu nonton white album2 sama golden time akhirnya dulu dibaca jadi gak kejutan gitu. Berharapnya tadi endingnya happy tapi sad jadi galau mikirinnya gak fokus untuk besok persentase hehhe. Ya seandainya Kaori selamat ya mungkin akan ada adegan romance pas ending tapi yasudahlah���� Menurutku ini anime cocok ditonton anakanak smp yg ababil gitu karna gadak adegan 17tahun keatas. Meskipun gadak kissing ataupun pelukan Shigatsu wa Kimi no Uso benerbener anime romance yang ngaruh banget sama aku����

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, anime ini bersih dari adegan dewasa, itu nilai positifnya. cocok untuk ditayangkan di Indonesia. hehe

      menurutku endingnya sudah bagus untuk enime ini, epic dan tidak terduga.

      Hapus
  25. lagu yang dimainkan arima waktu kompetisi umur 12 tahun apaan ya?

    BalasHapus
  26. Baruu ngeliatt SWKNU kemariinn dan satu hari selesai sampai kuota limit.. tapiii emang ga sia2 liat anime ini yah walaupun berakhir sad ending... :(( walaupun aku ga suka sama cerita sad ending, tapii anime ini ngasih feel yang beda dari anime sad ending yang lainn ini anime pertama yang bisa bikin aku mewek + baperr, buat yang lagi baper atau gagal move on mending jangan liat dulu deh pasti bakalan banjir ngeliatnya. Uahhhh dan kaori chan we will miss you :( ohh iyaa sankyuu min udah review, yah walaupun kepanjangan reviewnya wkwkwk tapii gapapa aku kasih 2 jempol buat mimin hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau di mataku anime ini good ending :D karena endingnya cukup epic, sangat tidak terduga. Terlepas dari kesedihan ceritanya, semua karakternya tidak begitu bersedih, malah haru.

      Terima kasih, iya memang kepanjangan nih aku Menulisnya XD ごめんなさい~

      Hapus
  27. min mau nanya, sound track pas arima bacain surat kaori apa nama nya yah ? udah baca komeng dia atas, ehh ternyata itu backsound nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak yang menanyakan hal yang sama, kalau boleh tau lagunya pada menit ke Berapa ya?

      Hapus
    2. wacci - kirameki (Kimio to Kaori no enso vers.)

      Hapus
  28. Anime yg bikin gw galau... Endingnya nusuk banget, padahal gw benci bgt sad ending tapi ending anime ini kerasa beda. G bisa bayangin kalau gw di posisi arima... Good job min.... Kasih jempol dahh

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih untuk komentarnya. (^^)b
      sad ending anime ini feels good memang. haha

      Hapus
  29. Awalnya liat liat amv anime romance dapet **hotarubi no mori e** ehh ketagian anime romance, lalu cari rating yang bagus dapet judul shigatsu wa kimi no uso,,, ngeri banget ceritanyaaaa,,,,,

    BalasHapus
  30. Iyaah min itu prasaan soundtrack pas arima baca surat bukanbukan lagunya 7oops - orange deh, tapi apa yah susah carinyaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wacci-kirameki kalau g salah

      Hapus
    2. Wacci-kirameki kalau g salah

      Hapus
    3. wacci - kirameki (Kimio to Kaori no enso vers.)

      Hapus
  31. min musik instrumental biola yang pas dimainkan saat kousei baca surat kaori pertama kali itu min, apa ya nama lagu biolanya . yg jelas itu instrumental looh...

    BalasHapus
  32. kira2 ada S2 nya gak ya? :'3

    BalasHapus
    Balasan
    1. kecil kemungkinan ada season 2, kalau pun ada palingan menceritakan masa lalu aja.

      Hapus
  33. Ini anime menurut q sumpah luarbiasa keren, baik itu ost nya, ceritanya, gambarnya, smua2 nya jempol deh. Yg kyak gini nih anime yg aq cari. Berkesan banget pokoknya.
    dulu pas nonton langsung slesai dlam sehari saking serunya, klo ga' d lanjutin nonton kepikiran mulu.Jujur smpe sekarang aq masih blum bisa move on sma ni anime. Udah nonton anime2 yg lain tpi ini anime tetap no 1 di hati q..������

    BalasHapus
    Balasan
    1. impact-nya luar biasa ya :D
      yah, anime ini memang tidak ada duanya, endingnya pun epic banget!

      Hapus
  34. Ini anime banyak mengenalkan pianis2 berbakat di dunia, jadi sembari nonton kita juga belajar. Tinggal tunggu live actionnya saja, berharap sich sama bagusnya dengan animenya ������

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi anime ini masih kurang banyak kalau soal ilmu tentang pianis ketimbang Nodame Cantabile, tapi yah bisa untuk sekalian belajar juga.^^

      yah, semoga saja, meskipun pemerannya nampak terlalu tua untuk memerankan.

      Hapus
  35. mau tanya nih, di episode berapa ya si Arima kecil canggung menjatuhkan kursi?


    yang tahu balas ya...

    BalasHapus
  36. Nggak ada kelanjutan ato movienya nih? Hehe udah nonton 3 kali dari smester ke smester tetep aja mewek hehehehe

    BalasHapus
  37. Nggak ada kelanjutan ato movienya nih? Hehe udah nonton 3 kali dari smester ke smester tetep aja mewek hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada episode spesial sama movie live actionnya.

      Hapus
  38. lagu saat baca surat,yang lirik terakhirnya "arigato" judulnya paan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wacci - kirameki.. saat yang membaca surat itu versi arasnsemen ulangnya, judulnya "Kirameki (Kimio to Kawori no Enso Ver.)".

      Hapus
  39. Yg bgm yg ep 1 paling awal pas si kaori nyari kucing sama pas arima baca surat si kato pas menit pertama si kaori berlari itu apa judulnya ?

    BalasHapus
  40. Menyedihkan :( Hiks kaori miss you kenapa harus mati season 2 nya semoga ada

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak ada season 2, cuma ada episode spesialnya.

      Hapus
  41. Dah nnton 3x , tpi tetap nyesek
    Best tearjerker anime ever

    BalasHapus
  42. Live action ny di realease 9 september nnti gan
    Tpi kebnykn anime LA ny mengecewakan
    Mudah" YLIA tidak aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau live action, gak suka sih sama pemerannya, rasanya terlalu tua. tapi jika ninjaunya dari kualitas cerita, semoga aja LA-nya sama bikin mewek.

      Hapus
  43. Min apa back sound yg arima baca surat. Yg nyanyiin cowok

    BalasHapus
    Balasan
    1. wacci - kirameki (Kimio to Kaori no enso vers.)

      Hapus
  44. jujur aja, gw bukan penonton anime. tau ini soalnya lagi searching lagunya Aimer di youtube, ada video ttg Shigatsu ini. dari liat cuplikannya aja dah bikin nangis. shit. tampaknya gue gak bakalan nonton ini. bisa kering air mata gue. hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha
      menghindari sebelum air maata mengalir ya. tapi baiknya nonton deh, seru.

      Hapus
  45. gw berubah pikiran. sbg pemanasan gw baca manga-nya dulu. rasanya, mengingatkanku pada komik "Topeng Kaca". dulu waktu kecil gak sengaja baca, entah siapa yg dulu menyewanya. cuma satu nomor, tapi berkesan.

    BalasHapus
  46. gara" udah banyak kena spoiler,jadi kurang nyesek ending nih anime bagi ane :'(,Tapi secara keseluruhan nih anime recomended banget deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu penting untuk ikutin anime seperti ini ketika baru rilis. :D

      Hapus
  47. bener bgt min, ane baru selesai nonton anime ini,
    jujur ane paling gasuka ama anime/film yang sad ending. karna pasti bikin ganjelan di hati #iniserius. Tapi yang ini gatau kenapa bikin baper abis, apalagi di 2 episode terakhir. ga abis pikir ane ada orang yang bisa bikin jalan cerita kaya ini anime.
    sankyu min reviewnya (y)

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi bagian menarik anime ini adalah endingnya yang benar-benar tidak terduga. seolah Kawori-nya bakal selamat, tapi ternyata meninggal karena penyakitnya. :')

      Hapus
    2. *kaori
      nah itu dia min, itu yang bikin ane kesel ama endingnya :'(. Apalagi bagian yang surat terakhir sama harta karunnya kaori :'(
      ohiya min live action belum rilis di indo yak?

      Hapus
    3. haha
      tapi nulisnya "Kawori" (かをり). iya, pukulan telak memang endingnya, air mata bercucuran.
      masih kurang info soal live actionnya, tapi yang pasti sudah release di Jepang sono.

      Hapus
  48. Ane dapet ini anime dlu nanya dri grup fb anime.. Tiap ane minta recommend anime pasti di kasih ini. (Paling utama) akhirnya ane nonton. Trus temen" grup bilang ending nya bagus bla" oke ane nntn. Ane nmtn dari episode 1-12 seneng" aja pas tau dia pingsan biasa (mungkin cape pikirku wkwk) eh pas 13-end langsung mikir. Wah gaberes ini anime feel nyaa anjirrr wkakkaka gasadar ada beberapa episode bikin deg" an,kadang suka netes air mata *walau saya laki tapi kena baper jg kampret emg :v pas ending eh sampe ngomong sendiri (ohhh jadi begini") agak kesel taunya dia sehat malah sakit -_- mantap la ini anime

    Dan bbrp wktu kmrn saya iseng cari yutub ada liat film ini (buatan orng) ending nya dibikin ga sedih. Bagus jg sih.. Tetep the best ini anime

    BalasHapus
    Balasan
    1. jika menghayati ceritanya, batasan mewek untuk laki-laki mungkin bisa diabaikan dulu. :D

      Hapus
  49. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  50. Min Ada Yang Tau Gak Nama Judul Lagu Ova. Saat Aiza Membututi Arima Untuk Mendengarkan Arima Berlatih Mohon Di Balas Ya

    BalasHapus
  51. Ini anime bagus banget dah, ane 1 bulan lebih masih gk bisa move on dari nih anime. Bapernya kelewatan :V

    BalasHapus
  52. min, judul lagu waktu tsubaki sama kaori di bus apa yah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. episode berapa dan menit ke berapa ya?

      Hapus
  53. Min ni anime kenape bisa bagus banget ya bikin banjir. Apalagi pas baca surat d selingi sama tuh lagu gila langsung banjir. Tapi kenapa harus sad ending padahal klo liat kaori pacaran sama arima kan bagus kenapa kenapa harus bohong :'

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biar seru mungkin gan, storynya jadi lebih menarik emosional penontonnya

      Hapus
    2. kan kodrat wanita emang menunggu, gan.. gak semua wanita bisa gitu aja ungkapkan perasaannya, begitu pun Kaori

      Hapus
  54. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  55. Ini Anime paling luar Biasa menurut ane min. Saya nontonnya sampai tamat pas haei Jumat jadinya Pas hari Sabtu Nangis terus apalagi pas malam minggu nyesek banget. Kaori kaori kenapa kamu harus mati 😤😢😢😢😢😭😭😭😭😭

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa.. kenapa yang baik dan cantik harus mati cepaaat (T-T)

      Hapus
  56. Tau anime ini dari abdi kos saat itu aku langsung cari anime nya baru nonton 4 eps langsung nangis tak terhentikan😢😢😢

    BalasHapus
    Balasan
    1. episode 4 udah nangis, apa lagi nonton sampai ending "^^a bisa banjir parah tuh mata

      Hapus
  57. Hmmm asli ini anime the best bener bikin kepikiran terus apalagii kaorii :'(

    BalasHapus
    Balasan
    1. tak terlupakan memang momennya. pas nonton ini sekali lagi aja gak bosen.

      Hapus
  58. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  59. baca surat dari kaori aku langsung jumplang dari meja...(-_-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. momen gubraknya ya memang di surat itu

      Hapus
  60. Min, saat stubaki menangis di pinggir pantai kalo arima mau melanjutkan sekolah musik , itu judulnya apaya di eps 14, makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sakura Ayane - For you ~ Tsuki no Hikari ga Furisosogu Terasu

      Hapus
  61. Entah kenpa setelah nonton anime ini dada jadi sesek gittu.. kaya ngerasa gua jadi arima.. si arima mah ikhlas di tinggal kaori knpha gua engga.. kerjja lepikiran teruus. gara gara anime ini. cuma 1 anime ini doang yg KRNNA parrahh. moga ada lagi anime UNIK kaya gini

    BalasHapus