DRAFT: Virtual World

Sudah hampir 10 tahun lebih, saat pertama kali aku menggambar sebuah karya komik yang akhirnya harus kandas karena kurangnya ketelatenan. Ini adalah salah satunya. Komik yang bertema fantasi yang aku beri judul Virtual World ini, merupakan salah satu komik saat awal-awal aku merintis sebagai seorang komikus amatir. Aku ingat, dulu yang pernah membaca ini hanyalah 1 orang teman dekatku yang kebetulan juga adalah tetanggaku. Yang aku ingat waktu itu dia memintaku untuk melanjutkan ceritanya tapi akhirnya tidak aku wujudkan.

Oke, sebaiknya kalian membacanya sendiri deh. Hanya 8 halaman. Cukup serhana untuk sebuah komik debutan. Karakternya masih begitu dipengaruhi oleh gaya nama-nama orang Jepang dan bangunannya juga. Pada masa itu, mengikuti karya mangaka Jepang lebih mudah ketimbang mengikuti mangaka dari negara sendiri.








------------------------------------------------ end ------------------------------------------------

Aku tertawa saat pertamakali menemukannya secara tidak sengaja, tersimpan rapi di hardisk komputer yang telah usang. Aku bersyukur pernah men-scan draft ini jadi aku bisa menertawakannya di masa sekarang. Bahkan gambarannya belum mengenal teknik titik perspektif. HAHAHA

Semuanya dibuat dengan sederhana dan apa adanya menggunakan penggaris, dan aku ingat waktu itu untuk menggambar jam, aku harus memakai koin. Pewarnaan pun hanya menggunakan arsiran pensil super tebal yang masih meninggalkan beberapa spot putih tidak terarsir.

Tujuanku memposting ini sebenarnya untuk renungan pribadi aja sih, betapa berwarnanya masa SMP, betapa imajinatifnya dan begitu penuh inspirasi. Masa itu, aku belum mengenal begitu rumitnya problematika kehidupan. Jam sore hanya aku habisnya untuk menonton kartun di Lativi, stasiun TV yang bahkan sekarang sudah berganti nama menjadi TVOne dan tentu menjadi membosankan. Terharu juga sih dan merasa iri dengan imajinasi otakku saat masih SMP.

BTW, aku sendiri lupa bagaimana seharusnya lanjutan dari cerita komik ini, aku sudah kehilangan naskahnya. Yang pasti, ceritanya tuh nanti dia akhirnya masuk ke dunia digital, kemudian mereka mendapatkan kekuatan virtual gitu, dan bertarung di dunia virtual. Seru sih, lumayan lah, setidaknya di dalam kepalaku seru. HAHA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar